Selasa, 01 Oktober 2013

JODOH PASTI BERTEMU



SIANG DAN MALAM 

            Pagi itu, suasana rumah sudah mulai sibuk mondar mandir untuk ke toilet. Semua orang rumah sudah mulai telat ikut sarapan di pagi hari. Supir dan para pembatu sudah mulai menyiapkan makanan untuk sarapan pagi hari. Tara dan Sylvia sudah bersiap” kekampus sedangkan maudy masih berpakaian dengan rapi.
            Diatas meja tersedia roti bakar, roti tawar, dan selai coklat. Maudy bercepat gegas ke ruang makan untuk ikut sarapan pagi. Maudy kaget kalau sarapan pagi hari ini Cuma roti bakar lagi . maudy mencoba teriak pangil embaknya untuk membuat nasi goreng. Ternyata mbaknya sudah membuat nasi goreng terdahulu buat non maudy. maudy langsung makan nasi goreng yang dibuatin mbaknya. Setelah sarapan maudy dan sahabatnya langsung berangkat ke kampus. Sedangkan abangnya bastian dia harus lanjut kerjaannya di perusahaan teman papanya.
            Sesampai di tempat kampus maudy langsung lari” kekantin untuk membeli minum. Maudy tidak sengaja melihat mading di kampusnya. Di situ dia mencoba perhatikan mading ternyata di mading itu ada puisi buat maudy. tapi maudy tidak tau siapa yang membuat puisi ini di pagi hari. Maudy langsung menyimpan kertas puisi itu ke tasnya. Maudy langsung melanjutkan ke kantin lagi. ternyata sampai di kantin maudy mendapat surat lagi dari orang misterius. Di kertas itu tertulis maudy harus ke halaman belakang dan tidak boleh bawa seseorang. Maudy langsung bergegas ke ruangan untuk mengikuti mata pelajaran pak sitompul. Maudy melihat ke bawah . ternyata ada lagi yang kasih surat dari kursi bawah temannya.
“Maudy nih buat lo?”
“ini dari siapa ari?”
“gue gak tau ini dari siapa. Tadi pagi gue udh dapat surat di kursi gue. pas gue lihat ternyata buat lo?”
“owh, makasih ya ari.”
“iya, masama maudy.”
Maudy mencoba mengecek lagi isi surat itu. Ternyata isi surat itu tetap sama dengan yang tadi di kantin.  4 jam setelah pelajaran selesai, kemudian maudy langsung lari ke halaman belakang untuk mengecek siapa yg berani kirim surat buat maudy. maudy mencoba pelan pelan cari cowok yang berani kasih surat buat dia. tiba tiba anak jurusan kimia ngasih surat lagi buat maudy. maudy mencoba buka lagi ternyata isinya maudy harus diam di halaman belakang itu. Maudy mencoba cari tau lagi siapa yang berani kirim surat buat dia dengan cara diam diam. Maudy mencoba berteriak.
“woy, keluar loh. Gue sudah ada di sini. Lo itu siapa sih sebenarnya berani banget lo kasih surat ini buat gue. woy keluar loh?
Maudy tetap mencoba mencari tau siapa lagi yang berani kirim surat ini. Tiba maudy kaget dia melihat cahaya dari balik pohon itu. Dia mencoba berjalan ke pohon besar itu. Ternyata di belakang pohon besar itu ada lagi surat. Maudy tetap tidak mau buka lagi. maudy mencoba berpikir mungkin ini jebakan dari cika cewek biang gosip itu. Maudy langsung mencari cika ke kantin. Biasanya cika suka nongkrong di kantin. Maudy bergegas berjalan cepat. Maudy melihat lagi cahaya yang tadi dia lihat di pohon besar. Maudy tetap jalan terus. Sesampai di kantin maudy tidak melihat cika . maudy mencoba bertanya sama vika.
“vika tunggu?”
“iya, ada apa maudy manggil gue?”
“lo Nampak cika tak tadi?”
“oh, tadi gue dapat surat kalau cika hari ini gak masuk kuliah. Dia lagi keluar kota mau urus akte kelahiran keponakan dia . emang kenapa maudy?”
“gpp kok vika.”
“lo lagi dapat surat ya maudy?”
“iya nih, gue binggung surat ini dari siapa?
“emang dia nulis apa maudy?”
“gue tadi di suruh ke halaman belakang. Eh pas gue ke halaman belakang gue dapat surat lagi dari orang jurusan kimia. Ya gue terima aja.”
“mungkin itu ada yang suka sama lo. coba deh lo perhatikan cowok. Siapa yg suka sama lo beberapa hari ini?”
“gak ada deh yang suka sama gue berapa hari ini .”
“masa sih gak ada maudy, lo itukan cewek paling cantik di kampus ini? Masa gak ada yang suka sama lo maudy?
“coba deh lo perhatiin.”
“gak perlu deh vika, udah dulu ya gue mau ke ruangan lab komputer.”
“oke.”
Maudy terus lanjut perjalanannya ke ruangan lab computer. Maudy mencoba berpikir lagi siapa ya kasih dia surat itu dan membuat puisi untuk dia. maudy mencoba mencari tau lagi siapa yang membuat surat ini sampai dia kesal untuk mencari orang misterius itu. Sesampai di lab computer maudy melihat bisma lagi berkumpul dengan teman teman satu jurusannya dan jurusan lain. di ruangan lab. Maudy tidak sengaja melihat senyumannya dan tawanya yg sangat lepas itu. Maudy berpikir ternyata cowok yang dia anggap cowok gila itu ternyata hobby juga bercanda dan bergurau dengan teman jurusan nya dan jurusan lain. Di sana maudy mencoba memperhatikan tas yang di kasih dari mamanya. Ternyata dia suka juga memakai tas pemberian dari mamanya maudy. maudy mencoba tatap bisma dengan tersenyum. Tiba” bisma melihat maudy lagi di kaca sedang melihat dia di lab sama teman”nya. Bisma langsung samperin maudy dengan polos.
“helloww, ngapain lo di sini maudy ?”
Maudy langsung kanget kalau bisma muncul di hadapannya dengan pasang muka polos.
“Astaga, aduh mampus gue ketauan.”
“ketauan apaan?”
“bukan urusan loh cowok pembohong.”
“lo kenapa sih panggil gue cowok pembohong lagi. lo tetap gak caya nama gue keenan maudy. oke oke kalau lo gak caya nih gue kasih kartu nama gue. lo baca baik” nama tengah gue keenan. Oke.
“gak penting tuh.”
“loh kok gag penting sih maudy. ya gue kasih kartu nama ini supaya lo bisa caya sama gue maudy. sekarang lo terima aja ya kartu nama ini. Oke?”
“Gue bilang gak perlu cowok pembohong.”
“tunggu kayaknya muka lo lagi kesal deh. Kyknya lo lagi ada masalah ya ? apa gue perlu bantu cari apaan gitu?”
“itu bukan urusan lo juga . muka gue kesal karna liat muka lo terus menerus.”
“oke oke, gue tau loh lagi kesal. Gue terima caci maki lo.”
“misii.”
“Dasar maudy aneh, tapi cantik juga ya kalau dia lagi muka kesal.”
Maudy langsung pergi parkiran untuk mengambil mobil di parkiran. Maudy langsung membuang surat yang tidak perlu lagi dia cari tau. Sampai di parkiran maudy mencari mobilnya ternyata mobilnya di bawa sama temannya. Maudy langsung kesal lihat tingkah laku temannya yang tinggalin dia. maudy langsung mencari taxi. Taxi pun tidak ada yang mau berhenti. Maudy mencoba menunggu 1 jam di simpang jalan sambil minum” air kelapa. Maudy mencoba telpn Sylvia . ternyata Sylvia lagi di caffe lagi berkumpul sama tara dan teman jurusan lain untuk minum barang. Maudy mencoba menghubungi steven. Ternyata maudy baru sadar kalau steven bukan siapa siapa lagi. maudy mencoba menghubungi kakaknya bastian. Tetap aja hpnya kak bastian mati. Maudy mencoba menghubungi supir. Ternyata supir lagi sibuk juga memperbaiki mobil bokapnya maudy. maudy pun menyerah dengan usahanya. Tidak ada lagi yang bisa di hubungi semua orang rumah pada sibuk dengan urusannya masing”. Maudy mencoba menunggu lagi taxi ternyata tidak ada yang stop di jalan. 15 menit kemudian stop lah mobil bisma di tempat simpang jalan yang jualan es kelapa muda. Bisma keluar dengan orang biasa dan memesan air kelapa muda. Maudy mencoba cuek dengan bisma dia tidak mau cari masalah lagi sama cowok nyebelin itu. Maudy mencoba menghubungi lagi Sylvia ternyata hpnya tetap di matiin sama Sylvia. Maudy mencoba sms tara ternyata tara mengirim sms suruh pulang bareng sama bisma. Karna tara sudah bri pesan buat bisma untuk antar dia pulang kerumah.
            Selesai minum bisma langsung membayar minumannya dan menuju ke mejanya maudy untuk pulang bareng sama bisma.
“maudy ayo pulang sama gue ?”
“gak mau.”
“gue ini sudah di pesanin sama tara untuk antar lo pulang kerumah.”
“gue gak butuh lo antarin gue pulang. “
“ya sudah kalau lo gak mau gue cariin taxi buat lo.”
“gak perlu.”
“lo keras kepala banget sih maudy?”
“gue keras kepala karna gue gak suka di paksa pulang sama loh.”
“ya sudah kalau loh gak suka di paksa. Mendingan gue pulang duluan. Selamat tinggal dan selamat berusaha cari taxi sendiri. permisi.”
Maudy tetap berkeras kepala dan tetap menolak tawaran dari bisma.
            Jam mulai menuju jam 16:30 maudy tetap menunggu di simpang jalan kampusnya. Maudy tetap mencoba menghubungi supirnya untuk menjemputnya di kampus. Maudy melihat mobil kakaknya yg ada di jalan dia langsung melambai” tangannya. Ternyata kakaknya tidak melihat maudy di simpang jalan kampusnya. Maudy tetap mencoba menghubungi tara. Tara menjawab kalau dia sudah di rumahnya tara. Maudy sudah gondok melihat temannya” yang sudah tinggalin maudy di kampus tadi. Jam 18:30 maudy melihat langit” di atas. Ternyata awan mulai mendung. Maudy mencari tempat yang aman untuk berlindung dari hujan. Sedangkan bisma sedang asik” dengarin music di saat hujan deras. Tiba” ada pesan masuk dari hpnya bisma. Ternyata yang sms temannya bisma. Kalau temannya bisma melihat maudy di warung es kelapa sambil menangis dan gondok. Bisma langsung bergegas untuk jemput maudy yang lagi nangis di simpang jalan tempat penjualan es kelapa. Tidak tau kenapa bisma langsung panik melihat maudy yang lagi di sana yg belum pulang” dari tadi. Bisma langsung tancap gas untuk cepat” ke kampus. Tiba” hp maudy mati di sana dia tambah panic harus bagaimana lagi dia pulang. Jalan pun semangkin ramai dan susah untk cari taxi. Sampai di kampus bisma langsung menjemput maudy dengan cara paksa.
“ayo pulang jangan buat orang rumah lo jadi panik kalau lo belum pulang dari kampus.”
“gue gak mau pulang, gue benci sama sahabat gue? gue benci sama kakak gue? semuanya jahat.”
“percuma lo maki maki di sini gak ada yang mau dengarin lo marah. Sudah mendingan lo naik sekarang ke mobil gue. malu tau lo nangis di jalan.”
“gue gak mau, biarin gue di sini sampai pagi di sinii.”
Tiba tiba maudy pingsan, bisma langsung mengangkat maudy ke mobil dan mengantar dia ke rumah sakit terdekat. Bisma langsung pergi ke rumah sakit terdekat. Sampai di rumah sakit bisma langsung memanggil suster untuk mengangkat temannya yang lagi pingsan.
“suster suster tolong teman saya di mobil?”
Bisma langsung angkat maudy ke tempat tidur. Bisma langsung minta tolong sama satpam untuk parkirin mobilnya. Maudy langsung di bawa ke UGD. Bisma mencoba tenang, biasanya bisa tidak pernah kayak gini kalau ada teman ceweknya yg lagi sakit. Tapi tidak tau kenapa bisma begitu takut melihat keadaan maudy yang lagi pingsan.  1 jam kemudian dokter keluar dari UGD. Bisma mencoba mencari tau kenapa keadaan maudy. ternyata maudy mempunyai penyakit maag yang udh dia bawa selama 3 tahun ini. Bisma langsung bergegas untuk minta kepada dokternya untuk di rawat di rumah sakit. Bisma bersedia untuk menanggung biayanya berapa yang di butuh oleh rumah sakit. Bisma langsung mengurus tempat rawat inap maudy. selesai mengurus rawat inap maudy dan perobatannya. Bisma langsung menuju ke ruang inap di mana maudy di rawat. Sementara ini bisma yang menjaga maudy selama malam ini. pagi harinya dia langsung balik ke rumahnya dan mengkabari temannya supaya menjaga maudy di rumah sakit.
            Pagi hari kemudian bisma langsung balik kerumah dan sms tara untuk kerumah sakit untuk menjaga maudy yang lagi keadaan belum sadar. Tara langsung sms Sylvia untuk sms kakak bastian untuk melihat maudy di rumah sakit. 1 jam kemudian Sylvia dan tara langsung mencari kamarnya maudy. ternyata kamar yang di pakai maudy sangat special dan mewah. Sylvia langsung melihat maudy yang lagi belum sadar. Di sana Sylvia tetap bersalah dia sudah tega melihat temannya yang lagi menderita. Tiba tiba maudy sadar dari pingsannya dan dia langsung teriak memanggil suster untuk usir teman”nya. Suster langsung menyuruh teman”nya keluar dari kamar pasien. Dokter langsung member obat tenang buat maudy supaya dia bisa sedikit tenang.
            Sore harinya bisma datang kerumah sakit untuk menjaga maudy yang belum sadar dari semalam. Jam 19:00 maudy sadar dan melihat siapa cowok yang tidur di kasur dengan kepala nunduk. Maudy langsung banguni cowok itu.
“hey hey.”
“aduh apaan sih manggil gue.”
“elo, ngapain elo di kamar gue?”
“apa kamar lo, sadar woy ini ruangan pasien.”
“apa pasien, terus gue lagi di rumah sakit maksud lo?
“iya, lo lagi sakit maudy.”
“gue sakit apa? Gue sehat kok. Lihat nih sehatkan.”
“lo sok kuat, bilang aja lo punya sakit maag kan? Udh 3 tahun lo alaminya. Sudahlah lo jangan sok” kuat.”
“ gue mau pulang, antarin gue kerumah .”
“lo belum boleh pulang, besok   lo baru boleh pulang.”
“gue mau pulang sekarang.”
“gue bilang lo belum boleh pulang cewek keras kepala. Lo itu masih sakit lo bisa gerti tak sih sama kondisi tubuh lo itu yang keadaan lemas.”
“gue gak butuh itu, gue butuh pulang. Gue bosan di rumah sakit ini.”
“suka lo deh, lo mau pulang sekarang kek seterah lo deh. Permisi gue mau pergi.”
“dasar cowok pembohong.”
“apa lo bilang, jaga mulut lo itu cewek keras kepala dan aneh.”
“awas aja lo gue kerjain lo habis”an bisma.”
3 hari kemudian maudy kembali lagi dari aktifitas kuliahnya dan melanjuti tugas” kuliahnya yang sudah banyak ke tinggalan. Sesampai di ruangan maudy langsung menyapa sahabatnya. Ternyata sahabatnya cuekin maudy yang sudah usir dia di rumah sakit. Semua mahasiswa membuat kelompok untuk mencari pemandangan selama liburan yang sudah di brikan waktu selama 2 minggu di bandung. Maudy tidak dapat teman kelompok dia mencoba bersabar menghadapi ini semuanya dengan sendiri. selesai dari pelajaran maudy lanjut ke taman untuk menenangkan hatinya. Dia tidak mau buat masalah lagi.
            Keesokan harinya maudy langsung berangkat ke kampus untuk mengikuti liburannya ke bandung. Maudy membawa obatnya untuk persiapan di bandung ia takut nanti penyakitnya kambuh. Sampai di kampus maudy langsung berkumpul dengan borongannya di parkirannya. Semua mahasiswa dan siswi langsung bergegas untuk menaikan bus. Semua para mahasiswa dan siswi langsung di absen oleh ketuanya bisma. Maudy langsung mengambil kursi paling depan. Ternyata di depan adalah tempatnya bisma. Bisma langsung duduk di dekat maudy. tiba tiba maudy kanget melihat bisma duduk di depannya. Sedangkan temannya maudy duduk di nomor 3.
            4 jam kemudian semua mahasiswa dan siswi sudah sampai di puncak. Bisma langsung mengabseni teman”nya jurusan mld desain. Di sana bisma langsung memberi peraturan saat di puncak. Bisma langsung memberi peraturan untuk cowok untuk membantu sesama timnya. Mahasiswi langsung di arahkan oleh Sylvia untuk menuju kamar masing”. Semua mahasiswi sudah mendapatkan tempat tidur dengan namanya masing”. Siang harinya maudy langsung ke kebun the untuk mencari pemandangan yang indah yang dia belum pernah lihat. Di sana ia mencoba membantu para ibu” yang mencari daun teh. Maudy langsung senang bisa membantu ibu mencari the. Di sana maudy di ajak sama ibu ibu untuk melihat cara proses membuat the yang enak. Maudy langsung melihat cara proses pembuatannya. Di sana maudy mencoba belajar buat teh. Maudy senang sekali sudah bisa belajar membuat teh dengan cara baik. maudy melanjut perjalanannya ke sawah warga. Di sana dia langsung di sapa ramah dengan para warga bandung. Tiba tiba maudy di kagetkan oleh wanita yang cantik yang bernama sasa.
“  wilujeung siang .” ( sasa )
“Hah, itu bahasa apa ?”
“ini bahasa sunda ?”
“owh sunda, terus artinya apa ? “
“selamat siang.”
“owh, selamat siang juga. Kenali nama gue maudy.”
“maaf di sini gak boleh memperkenalkan nama dengan cara kata gue. harus bilang abdi .”
“owh ya maaf ya, kenalkan nama abdi maudy ?”
“owh maudy, cantik pisan namanya atuh pas dengan raray.”
“apaan lagi tuh raray?”
“artinya wajah.
“owh wajah, maaf abdi gak gerti bahasa sunda ?”
“iya gpp kok, kenalkeun name abdi sasa ?”
“Aduh, maaf pakai bahasa Indonesia aja ya ?”
“iya gpp, kenalkan nama saya sasa. Itu artinya.”
“owh, oh ya saya mau ke tempat teman saya dulu ya.”
“ iya, mangga.”
“Hah, mangga. Itukan makanan.”
“itu artinya silakan.”
“owh, maaf.”
Maudy langsung melanjutkan perjalanan ke tempat di tinggalnya. Maudy merasa gembira kalau dia sudah dapat teman baru di bandung walaupun dia sedikit sulit untuk bahasa sunda. 3 jam kemudian tiba tiba datang pengantar makanan. Bisma dan Sylvia langsung membagi makanannya. Ada 1 orang yang tidak dapat makanan. Ternyata maudy yang tidak dapat bagian. Sylvia merasa tidak enak melihat temannya yg belum kebagian tapi Sylvia tetap cuek melihat temannya maudy. 1 jam kemudian maudy bertemu lagi dengan sasa.
“hey sasa ?”
“hey juga maudy?”
“sasa mau kemana ?”
“saya mau bantu ibuk saya buat makanan nanti malam untuk anak mahasiswa dan siswi di puncak. Apakah kamu mau bantu saya maudy?”
“mau dong.”
“ayo kita kerumah saya.”
Maudy dan sasa melanjutkan perjalanannya untuk membantu ibunya sasa yang lagi masak untuk para anak kuliah. Sampai di rumah sasa langsung kenali temannya pada ambunya.
“selamat sore ambu?”
“sore juga sasa, ini siapa sasa ?”
“ambu kenali ini teman baru sasa dia dari Jakarta namanya maudy ambu.”
“cantik pisan, kesini dia mau ngapain sasa ?”
“dia mau bantu ambu masak.”
“iya ambu, saya mau bantu ambu di sini?”
“aduh, makasih ya nak maudy ambu senang bisa di bantui oleh kamu. Ayo kita mulai masak ambu lagi masak khas bandung nih. Maudy suka khas sunda?”
“suka sekali ambu.”
“ya udh selesai masak kita nanti langsung makan ya ?”
“iya ambu.”
Maudy senang sekali melihat ambu sasa yang begitu baik. maudy merasa ambunya sasa adalah mamanya sendiri. 2 jam kemudian sasa, maudy, dan ambu sudah selesai membungkus makanannya. Maudy, sasa, dan ambu melanjutkan makan malamnya.
“maudy, ayo silakan makan?”
“ini apa ya ambu ?”
“ini namanya Gurame Goreng saus Touco, kalau yang ini empal gempuk empuk gurih.”
“wah enak banget dong pastinya ambu.”
“iya nak maudy, ayo makan entar dingin loh.”
“oke ambu.
Maudy, sasa dan ambu menikmati makan malamnya dengan masakan khas sunda. Maudy sangat senang bisa mencicip masakan sunda yang di buatin ambu sasa. Maudy langsung menghabisi nasinya. Selesai makan maudy dan sasa mengantar pesanan makanan anak kampus. Maudy binggung cara bawa ini semuanya yang banyak pesanan ini. sasa langsung memanggil mamangnya sasa untuk angkat pesanan ini. sasa dan maudy langsung naik ke mobil. 20 menit kemudian sasa dan maudy sampai di tempat anak kampus itu tinggal. Maudy langsung bingung ternyata ini tempat nginap dia. ternyata selama liburan 2 minggu ini sasa yang antar pesanan pesanan makan untuk semua anak kampus. Ternyata maudy senang bisa mencoba masakan khas bandung buatan ambunya sasa.
“maudy, ayo atuh angkat ini ke tempat anak kuliah itu? Jangan sampai rusak yah?
“iya sasa.”
“selamat malam, adakah orang di sana ?”
“iya ada, tunggu bentar ya.”
“iya.”
“kamu siapa ya ?”
“saya anaknya ambu santi yang pesan makanan?”
“owh anaknya ambu santi, kenali nama saya Sylvia?”
“saya sasa, kenali ini teman saya dari Jakarta namanya maudy.”
“owh, teman kamu yah. Ya sudah sana sasa langsung kasih sama anak kampus di ruang makan.”
“baik, permisi. Ayo maudy bantu saya atuh ?”
“iya, aduh.”
“semuanya perhantian, semuanya pada duduk yang bagus. Nanti sasa dan temannya akan membagi makan malam kita di meja. Sasa silakan di mulai di bagikan.”
“baik, ayo maudy di mulai. Aku kasih yang cewek kamu yang cowok.”
“hah,  yang cowok sasa?”
“iya, emang kenapa sama cowok?”
“gak suka aja.”
“rio, maudy buruan dong kasih makan malam kami.”
“iya … iya.”
Maudy dan sasa membagi bagikan makan malamnya buat anak kuliah yang lagi liburan di bandung. Maudy langsung lari keluar untuk cari angin. Maudy terasa betah tinggal di bandung rasanya dia ingin menghilangkan semua rasa egoisnya di sini. 30 menit kemudian maudy kembali lagi ke halaman depan. Di sana maudy sambil membuka ipadnya dan mencari informasi tentang bandung. Ternyata maudy lebih ingin mencari pemandangan yang lebih unik dari yang lain. Maudy mencoba melihat lagi kamus bahasa sunda disana dia mencoba belajar untuk ucapin bahasa sunda.
            Keesokan harinya maudy jam 6 langsung cabut dari tempat penginapannya untuk pergi kekebun the untuk membantu para ibuk ibuk yang menggambil daun teh. Maudy langsung menggambil daun teh untuk di proses ke pabrik pembuatannya. Di sana maudy ketemu sama seorang pria ternyata pria itu adalah pemilik kebun teh ini. maudy mencoba perkenalan sama pria yang mempunyai  kebun teh ini.
“hay?”
“hay juga, kamu siapa ya ? kok saya baru lihat kamu sih di sini?”
“owh, kenali nama saya maudy kugy. Saya ke sini Cuma mau cari suasana aja kok, kamu sendiri siapa ya ? kok saya baru lihat juga.”
“kenali nama saya vano, pemilik kebun teh terbesar di bandung.”
“owh, masih kuliah ya ?”
“iya saya masih kuliah, saya kuliah di Australia. Kamu sendiri kuliah di mana ?”
“aku kuliah di Jakarta.”
“owh, Jakarta.universitas apa ?”
“universitas trisakti .”
“oh, saya juga punya teman di trisakti dia dulu pindahan luar negeri. “
“owh, gi mana kita minum teh dulu di sana?”
“oke, dengan sepenuh hati.”
“saya senang sekali kalian datang ke sini untuk melihat kebun teh saya.”
“iya.”
Vano dan maudy langsung berjalan ke tempat warung teh. Di sana mereka sambil bercerita “ tentang tempat kuliahnya mereka masing”. Maudy senang sekali ketemuan dengan vano. Apa lagi vano anaknya asik di ajakin bicara. Apa lagi anaknya tidak pilih kasih sesama lain. Tiba tiba bisma datang ke tempat warung teh. Di sana dia membawa cameranya dan ipadnya. Bisma langsung melihat maudy lagi dekat sama seorang peria. Bisma langsung pasang muka cuek dan pura pura gak tau. Maudy langsung melihat bisma yang lagi asik” main cameranya. Maudy langsung pergi dan meminta vano untuk mengantar dia ke kebun tehnya.
“vano, gue pengen lihat kebun teh lo boleh tak antarin gue?”
“boleh, silakan.”
“makasih vano.”
Akhirnya vano dan maudy langsung pergi ke kebun tehnya vano sambil lihat pemandangan dari atas puncak. Di sana maudy meminta vano tinggalin dia sendirian di sana. Vano langsung meninggalkan maudy di puncak. Maudy merasa senang bisa di puncak untuk melupai sukanya sama cowok yang buat dia ngeselin. Maudy mulai photo photo pemandagan dari atas puncak. Dari bawah maudy melihat anak kecil yang lagi main sepeda. Maudy langsung turun ke bawah untuk mencoba menaikan sepeda. Di sana maudy mulai beraksi dengan gaya tingkah laku anak kecil. Maudy mencoba mengulangi lagi utuk menurun memakai sepeda. Tiba tiba maudy gak sengaja ternyata bisma ketabrak sepeda yang di bawa maudy dengan kencang dari atas. Tangan bisma langsung seleo. Maudy mencoba membantu bisma. Ternyata bisma tidak mau di bantu sama maudy. bisma langsung maki maki maudy dengan kata kasar karna dia sudah membuat tangannya hampir patah. Mungkin kalau patah bisma tidak mau maafkan atas kegilaan cewek aneh ini yang dia lakukan tadi terhadap bisma. Bisma langsung pergi ke tempat penginapannya. Di sana bisma langsung minta di urut sama tukang kebun untuk urut bisma. Bisma mencoba tahan sakit. Tapi bisma tidak bisa. Apa lagi bisma tidak harus tau bagaimana lagi untuk photo. 15 menit kemudia maudy datang ke tempat kamar bisma. Maudy mencoba minta maaf sama bisma, ternyata bisma malah menolak permintaan maafnya. Maudy langsung bersalah besar terhadap bisma. Maudy langsung mengemas barang”nya untuk balek lagi ke Jakarta.
            15 menit kemudian maudy langsung memanggil taxi untuk menggantar dia ke terminal bus. Di bandung maudy bukan mendapatkan damai ternyata mendapatkan rusuh di sana. Maudy mencoba bertahan dengan kuat walaupun itu harus dia hadapi sendiri. sesampai di terminal bus maudy langsung naik ke dalam bus. Di sana maudy mengirimkan pesan sama tara kalau dia sudah balik duluan. 

BERSAMBUNG

Minggu, 04 Agustus 2013

JODOH PASTI BERTEMU

BAB 6

Semua tentang mu J

1 Tahun kemudian ….!!!

            Malam itu, suasana di rumah kakak anatasya sangat ramai. Bunga bertebaran menghiasi setiap sudut rumah, menyerukan wangi semerbak bercampuran aroma makanan yang tersaji untuk para tamu istimewah dari sahabat kakak anatasya. Orang berlalu lalang dan saling sapa dengan akrab. Semua wajah berseri. Semua hadir dalam acara ulang tahun kakak anatasya yang ke 20.
            Kakak anatasya berada di kamarnya, mengenakan gaun yang mewah yang berwarna keemasan dan di campur mutiara”. Binarnya ke cantikkannya semangkin terpancar jelas di wajahnya tetapi matanya yang menatap bayangan cermin yang sangat gembira. Suara ketukan pintu terdengar pelan, dan tak lama kemudian datanglah adeknya kakak anatasya untuk menjemput kakaknya untuk berkumpul barang sama teman” alumni kampusnya.
            “semua orang menatap kecantikan dan gelamornya kakak anatasya yang begitu indah yang mirip kayak tuan putri istana kerjaan. Semua orang pada naksir dengan kakak anatasya yang mengitu cantik dengan gaya kemewahaanya. Banyak orang bilang anatasya ada bidadari yang di kirim dari sorga untuk semuanya laki laki. Semua para tamu sudah mulai berkumpul di untuk mengucapi Happy B’day buat anatasya. Selesai sudah mengucapi ulang tahun semua tamu yang datang pada menyanyikan selamat ulang tahun buat anatasya yg ke 20. Anatasya langsung memotong kue ini. Anatasya langsung memberi kuenya yang pertama kali dia kasih kepada mami dan papinya yang kebutulan sudah datang dari new York. Kue ke 2 dia kasih untuk adeknya yang bernama bisma keenan putra , yang ketiga dia kasih buat kekasihnya yang bernama vano yang sudah setia menjalani hubungan pacarannya dengan secara utuh walaupun dia tidak tinggal di Jakarta dan kue ke 4 dia kasih buat sahabatnya yang sudah senang tiasa menemani dia saat di kampus.
            Selesai pembagian kue, bisma ketemu dengan maudy. Bisma langsung menatap maudy dengan sepenuh hati. Bisma melihat maudy sangat cantik dari yang dia lihat di kampus, Sylvia melihat bisma kalau dia senang melihat maudy. Sylvia langsung senyum melihat bisma. Sylvia langsung beri kode pada tara kalau bisma lagi lihat maudy.
“Tara tara?”
“apaan Sylvia?”
“lo lihat tuh siapa?”
“siapa sih”
“itu lihat ajalah, itukan bisma ngapain dia lihat maudy? Bukannya bisma gak suka maudy?
“iya juga ya, ngapain bisma lihat maudy dengan tatapan mata yang lagi terpesona.”
“sudah” mendingan kita nikmati aja hidangan makanan dulu Sylvia, baru kita Tanya bisma kenapa dia tatapin maudy?”
“ya udh, oh ya gue kesana dulu ya tara.”
“oke.”
“tara?”
“Eh maudy lo cantik banget hari ini ?”
“oh dari dulu gue gak cantik gitu tara ?”
“cantik dong, mau cari siapa maudy ?”
“mau cari Sylvia nih? Sylvia mana ya kok dari tadi gak Nampak sih?”
“kalau gak salah dia ke sana deh arah toilet gitu.”
“owh, ya udah deh gue kesana dulu ya tara.”
Maudy langsung menuju ke toilet. Maudy tidak sengaja injak kaki orang. Maduy mencoba melihat cowok yang tadi ia injakin. Ternyata yang ia injakin adalah bisma. Bisma langsung kesakitan.
“Aw, lihat lihat dong.”
“aduh” maaf gue gak lihat nih kaki lo.”
“punya mata tak sih cewek aneh?”
“eh, gue punya nama kali, gak usah lo bilang gue cewek aneh.”
“kalau gue bilang cewek aneh mang kenapa? Lo mau marah sama gue ?
“yah gue gak senang aja lo panggil gue cewek aneh. Iya, gue mau marah sama lo. Gue udah capek semuanya ini. Gue capek lo bilang gue cewek aneh. Apa sih mau lo, lo gak suka liat gue di sini? Oke kalau lo gak suka gue bisa pergi kok dari tempat acara ulang tahun kakak lo. Oh ya makasih atas bantuan lo karna lo sudah perbaikin ban mobil gue dan ini hp lo yang lo cari” selama 1 tahun.”
“gue gak perlu lagi hp ini, semuanya tidak penting lagi buat gue.”
“lo emang cowok gila ya, hp semahal itu lo buang aja ke Halaman. Dasar ya cowok kaya asal sesukanya main buang barangnya sendiri.”
“itu bukan urusan lo cewek aneh.”
“dasar cowok gila, mendingan hp ini gue simpan aja mana tau suatu hari lo butuh lagi nih hpnya.
Akhirnya maudy pergi dan meninggalkan pesta acara ulang tahun kakak anatasya. Maudy tidak tau harus bagaimana dia melupukan semuanya itu. Sesampai dirumah maudy dapat kabar besok dia harus pergi ke Malaysia untuk melihat ommanya yang lagi sakit di rumah sakit. Maudy membereskan baju bajunya ke dalam koper dan tidak lupa membawa hp bisma yang udah dia buang di taman. Ke esokan paginya maudy tidar memberi kasih tau atas kabarnya kalau dia sudah berangkat ke Malaysia. Maudy dan kakaknya langsung berangkat menuju ke bandara. Maudy mencoba melupakan masalah kuliahnya sama masalah cowok gila itu yang bernama bisma. Maudy mencoba focus keadaan neneknya yang lagi terbaring di hospital Malaysia. 2 jam kemudia maudy akhirnya sudah sampai di bandara soekarno hatta dia langsung masuk kebandara untuk cek tiket. Sesampai di ruang tunggu bunyilah suara hp bisma. Maudy mencoba melihat siapa yang menghubungi hp bisma. Ternyata yang menghubungi dia itu adalah pacar dia yang ada di new York. Maudy tidak mau mengangkat hp bisma. Maudy takut merusakin hubungan bisma pada ceweknya. Maudy cukup mematikan hpnya bisma supaya tidak ada lagi telpn yang masuk di hp bisma.
            Maudy dan kakaknya bastian langsung memasukin pesawat dengan cepat”. Sesampai di pesawat maudy mematikan semua hpnya dan ipadnya supaya tidak ada yg menghubungi dia di perjalanan saat terbang. 1 jam kemudian maudy dan kakaknya sampai juga di Malaysia. Maudy menggucapi kata kata “Wellcome to Malaysia” dengan senyuman yang indah. Kakak bastian langsung menghubungi jemputannya dari rumah papanya di Malaysia. Ternyata supir papanya sudah sampai di bandara. Bastian langsung memasukan barangnya ke bagasi mobil. bastian dan supirnya langsung berangkat menuju ke hospital tempat ommanya di rawat.
            Sesampai di rumah sakit bastian langsung cari info. Akhirnya bastian dapat info ternyata neneknya di rawat di lantai 3 ruangan mawar nomor 103. Maudy dan bastian langsung cepat” mencari lif. Maudy dan bastian langsung masuk ke dalam lif dan memencet lantai 3. Sesampai di lantai 3 maudy dan bastian langsung mencari ruangan mawar, akhirnya bastian menemukan ruangan mawar . sesampai mencari ruangan mawar bastian dan bawar mencoba mencari nomor kamar tempat ommanya yang di rawat. Bastia mencoba bertanya pada perawat di rumah sakit. Akhirnya bastian di kasih tau tempat kamar ommanya. Akhirnya mereka sampai dan mereka bertemu kepada orang tuanya yang lagi duduk di luar.”
“Mamaaaaaa?”
“Ohh, anakku maudy dan abang bastian. Akhirnya kalian datang juga ke Malaysia .”
“iya mama, maudy kangen bangettt sama mama.”
“mama juga sayang, kangen sama kakak maudy dan abang bastian.”
“mama, omma gimana kabarnya apa tambah membaik?”
“mama belum dapat kabar bang bastian tentang omma. Sekarang omma lagi istirahat.”
“owh, emang omma sakit apa mama?”
“katanya penyakit lambungnya kambuh lagi. jadi mama dan papa kamu cepat” bawa omma ke hospital untuk di rawat untuk beberapa hari ini.”
“maaa, papa mana ya ? kok dari tadi maudy gak nampak sih?
“oh, papa kamu lagi ngurus perobatan omma kamu di kasir maudy.”
“owh, kirain papa ngurus perusahaanya lagi.”
“gak kok kakak maudy, papa pasti tau kalau omma lagi sakit. Kalian sudah makan?”
“maudy belum nih mama.”
“abang bastian juga belum ma.”
“ya sudah entar kalau papa sudah di sini nanti mama temani kalian beli makanan.”
“masih lama gak sih ma maudy lapar nih dari tadi pagi maudy belum makan?”
“lo kok kamu belum makan sih tadi pagi?”
“itu tuh sih kakak bastian dari tadi suruh buru berangkat takut jalan macet. Ya udah jadi tak sempat makan. Padahal sih bibik masak sarapan enak buat maudy dasar abangnya aja yang mau cepat”.
“tuh papa kalian sudah datang sana salam kangen dulu sama papa kalian.”
“papa?”
“bastian yah?”
“ya ampun papa ini bastian anak papa yang paling ganteng.” :D
“sadar woy kak ganteng dari mana sedotan pipet.”
“aduh aduh, sudah jangan kelahi. Kalian tetap cantik dan ganteng kok. Oh ya bastian kamu sudah service Ac papa di kamar kantor pribadi punya papa.”
“sudah kok pa.”
“oke, ternyata kalian bisa tanggung jawab juga. Terus mobil papa sudah kalian panasin dan sudah di isi bensinnya.”
“kalau masalah itu urusan maudy pa?”
“maudy udah kamu urus mobil papa di Indonesia?”
“sudah kok pa, tapi aku kesal banget sama mobil papa. Masa mobil papa tiba tiba kempes di jalan sih.”
“terus mobilnya sekarang di mana?”
“ya di rumah lah pa, tapi tenang aja mobil papa sudah di perbaikin kok sama teman maudy.”
“siapa teman kamu maudy?”
“namanya cowok gila.”
“Hah, cowok gila kak. Masa namanya cowok gila. Ah kamu jangan ngomong kayak gitu dong kak. Kasih tau siapa nama cowok itu sama papa. Mana tau papa mau ucapin terimakasih buat teman kamu yang sudah bantui mobil papa kamu.”
“namanya bisma papa mama, tapi dia ngaku ngaku namanya keenan.”
“dia tinggal di mana maudy ?
“dekat komplek perumahan kita pa, tapi dia tinggal di blok D pa.”
“owh, ya sudah kapan” papa mau ucapin makasih buat pemuda itu.”
“aduh pa, jangan tuh cowok ngebetein lo pa. entar kalau papa kenalan sama dia pasti papa di cuekin.”
“masa sih maudy, papa gak caya deh.
Tiba tiba mama maudy melihat hp yang bukan milik maudy yang pernah papanya beli di Malaysia.
“kak itu hp kamu ya ?”
“Aduh mampus ketauan deh hpnya bisma sama mama.”
“coba mama lihat kak? Kyknya mama tidak pernah deh beliin ini hp buat kamu.”
“nih ma.”
“Hmm, kayaknya mama kenal deh hp ini pa?”
“hp siapa ma?”
“tunggu” mama mau cek photonya dulu.”
“aduh mama jangan.”
“ini kan sih bisma keenan  putra anak pak yoga pemilik perusahaan yang terkenal di new york. Nah ini cewekkan bella sahabatnya maudy. Maudy kamu dapat hp ini di mana? Kamu ambil ya hpnya anaknya pak yoga.”
“aduh ma, bukan maudy yang ambil hpnya bisma. Pas acara ulang tahunnya maudy udah kasih hpnya dia. trus sih bisma campakin hpnya ke taman ma. Ya udh dari pada di buang mendingan maudy simpan deh hpnya. Mana taukan suatu hari dia masih perlu sama hpnya kan di situ banyak jadwal dia ma.”
“apa betul hp ini di buang sama bisma?”
“iya ma, seriuz deh. Kalau mama gak caya mama bisa Tanya kok sama bisma.”
“gak perlu, yang penting kamu sudah jujur sama mama.”
“ma tunggu?”
“kenapa maudy ?”
“ma, bella itu siapa sih?”
“owh bella, bella itu sahabat kamu dulu kecil sedangkan bisma sahabat kamu dulu pas di Malaysia. Memang sih sih bisma orangnya rada aneh. Tapi anaknya baik kok dia orangnya tidak suka lihat cewek yang tingkahnya aneh apa lagi saat ada orang jatuh terus bisma beri pertolongan dia akan bilang cewek itu sok” gak mau minta di tolong. Orangnya emang kayak gitu kok. Dia orangnya gak suka bilang nama. Dia lebih suka bilang Eh, lo, dasar cewek aneh.”
“pantesan.”
“pentesan apa maudy ?”
“pantesan, dia suka banget panggil aku eh, lo dan dasar cewek aneh.”
“emang dia bilang kayak gitu sama kamu?”
“iya ma, ngesilin kan ma.”
“pasti kamu menolak bantuan dari bismakan saat kamu mau di tolong.”
“iyah ma. :D “
“pantesan, ya iyalah kamu di bilang kayak gitu. Ya sudah kakak maudy dan abang bastian ayo makan.
“oke ma.”
Malam hari kemudian maudy dan bastian lihat ommanya di kamar, maudy suapin ommanya makan karna maudy sudah kangen sama ommanya tidak pernah suapin ommanya yang lagi sakit. Maudy dan bastian ganti gantian suapin ommanya. Tiba tiba bunyi lah hpnya maudy, maudy mencoba tidak mengangkat hpnya. Dia takut nanti temannya khawatir sama ommanya maudy. Mereka sudah menggangap omma maudy adalah omma mereka juga.

1 bulan kemudian
            Selama 1 bulan nenek maudy sudah sembuh akhirnya maudy dan bastian bisa pulang lagi ke Indonesia untuk melanjutkan kuliahnya. Maudy dan bastian bisa menghabisi liburannya di Malaysia walaupun sekalian menjaga ommanya tersayang. Maudy sudah membeli hadiah buat teman”nya di Indonesia. Maudy membelikan tas buat Sylvia dan tara. Maudy pun tidak lupa membelikan gantungan kunci buat mobil sahabat sahabatnya dan tas. Sedangkan kakaknya membelikan gaun buat pacarnya dan sepatu merek terkenal . ternyata maudy mendapat bingkisan dari ommanya ya itu baju yang dari dulu maudy ingin. Akhirnya baju yang di inginkan maudy bisa dapat juga walaupun itu banyak sekali yang minat sama baju semahal itu. Mama maudy memberikan kotak yang berisi tas, baju dan sepatu dari Malaysia.
“maudy?”
“iya mama, ada apa yah ?”
“mama mau kasih ini nih buat sih bisma. Kamu mau tak kasih ini sama bisma. Ini tanda terima kasih dari papa kamu dan mama.”
“emang itu isinya apa ma ?
“ini isinya tas, baju, dan sepatu.”
“mewah banget mama kasih untuk tuh cowok ?”
“ya gpp dong sayang, sekali sekali kan mama dan papa bisa kasih ini buat bisma anak pak yoga. Mama tau diakan orang kaya. Ya gpp dong mama dan papanyakan teman lama sayang di new York.
“Ah, maudy gak mau kasih . mama aja krim lewat kantor pos.”
“lo kenapa gak mau maudy? anaknya baik kok. Tapi sih kamu jangan cuek sama dia. entar kamu di bilang cewek aneh pula lagi. ya gak pa?”
“iya banget, kamukan orangnya cuek habis maudy.”
“ihkk, mama sama papa nyebelin deh.udah maudy mau pulang dulu. Oh ya mama kapan balek ke Indonesia lagi sepi tau di rumah?”
“ya liat nanti lah nak kapan mama sama papa pulang keindonesia lagi.
“kok liat melulu sih mama papa, kalian apa gak kangen sama maudy dan kakak bastian?”
“yah sebenarnya sih kami kangen sama kalian. Malah 1 bulan ini kita gak bisa jalan ke luar negeri.
“ya udh deh pa, maudy sama kakak bastian pergi dulu ya. Bye bye mama, bye bye nenek cepat sembuh ya.
“kamu di Indonesia jangan suka kelahi ya sama abang bastian kak.
“iya ma, maudy janji gak kelahi lagi sama kakak bastian lagi.”
“gitu jadi adek gue, jadi lo harus turutin permintaan gue.”
“Hmmm, rugi.”
“ayo, supir udh nunggu. Hari ini papa sama supir yang antar kalian ke bandara.”
“seriuz pa, hari ini papa antar kami ke bandara ?”
“iya maudy.”
“Yes … yes … yes.”
“ayo pak angkat barang mereka.”
“mama dan omma, maudy dan kak bastian pamitan dulu ya. Kapan” kalau ada waktu main” ke Indonesia ya. Bye bye semuanya.”
“hati hati cucuku maudy dan babang bastian.”
“oke omma. J
Maudy, bastian, papa dan supir akhirnya langsung tancap gak ke bandara. Maudy berasa sedih kalau orang yang ia sayangi tidak ikut menggantar ke bandara juga. Pada hal maudy masih betah di Malaysia walaupun sudah 2 tahun gak ke Malaysia lagi. rasa kangen itu belum bisa terbalaskan lagi selama 2 tahun. Rasanya liburan ini kurang cukup selama 1 bulan.
            Sesampai di bandara maudy dan bastian pamitan untul balik ke Indonesia. Untuk kebali lagi aktifitas kuliahnya di Indonesia. Maudy tidak bisa lepasin tangan ayahnya karna dia masih kangen sama kedua orang tuanya. Maudy harus lepasin tangannya. Maudy harus menahan kesedihannya saat mau berangkat. Akhirnya maudy duduk di ruangan tunggu. 1 jam kemudian akhirnya pesawat dari Indonesia datang juga. Maudy langsung kasih tiketnya sama pentugas cek tiket. Maudy dan bastian langsung mencari nomor tempat duduknya. Ternyata maudy dan bastian mendapatkan tempat duduk nomor 3C . bastian langsung tarok barang”nya ke laci pesawat. Maudy langsung mematikan hpnya dan ipadnya.
            Pesawat langsung bergerak karna semua penumpang sudah penuh. Maudy langsung menutupi jedela pesawatnya dan sambil tidur. 2 jam kemudian pesawat sudah tiba di Jakarta, bastian langsung membanguni maudy dari tidurnya yang lelap itu.
“Maudy bangun sudah sampai kita di bandara?”
“masa sih udah di Jakarta.”
“ihh, lo jadi orang gak caya banget sih tuh liat kita udh di bandara soekarno hatta. Ayo bangun ambil barang lo di laci.”
“iya … iya !!!
Akhirnya maudy dan bastian sudah sampai juga di bandara. Bastian langsung menggambil mobilnya di parkiran.
“lo mau kemana kak?”
“gue mau ambil mobil di parkiran, lo tunggu di sini aja dulu jangan banyak bergerak.”
“iya … iya, aduh ngantuk banget nih gue. Lama banget sih kakak bastian ambil mobil kayak cewek deh.
Tiba tiba maudy melihat mobilnya bisma yang warna hitam.
“itukan mobil bisma yang tadi lewat. Terus itu siapanya bisma. Coba gue lihat di hpnya bisma. Sama, berarti itu bella dong pacarnya bisma yang orang new York itu. Sumpah kenapa hati gue gk terima ya kalau bisma pacaran sama bella. Please maudy lo itu bukan siapa” bisma. Lo jangan berharap bisma jadi pacar lo.”
“maudy … maudy, ayo buruan angkat kopernya udh siang nih.
“iya kak bastian.”
“lo lihat apaan sih?”
“gak ada kok kak.”
“cukup di curigain, ayo angkat kopernya.”
“iya.”
“sudah sudah lo dari tadi gak semangat banget sih angkat koper. Lo ada masalah di Malaysia tadi?”
“gak kok kak.”
“owh ya udah, ayo naik.”
1 jam kemudian sampailah maudy dirumahnya, maudy langsung memanggil bibiknya untuk mengangkat kopernya kekamarnya. Sesampai di kamar maudy langsung tidur karna badanya sudah kelehan. Nanti sore dia akan lanjut antar oleh” ketempat sahabatnya. Sedangkan bastian dia langsung lari kedapur untuk makan siang. Selama 1 bulan bastian udah kangen sama masakan si bibiknya. Bastian langsung habisin masakan bibiknya yang di meja. Selesai makan bastian kasih oleh oleh buat sih embak, bibik, dan supirnya kasih oleh” baju dari Malaysia. Semua senang akhirnya embak, bibik dan satpamnya mendapatkan oleh” dari Malaysia. Apa lagi sih mbak sudah 3 kali dapatkan oleh oleh dari keluarga bastian, sedangkan bibiknya sudah mendapat kan 5 kali begitu pun dengan supirnya.
            Jam sudah menunjukkan jam 7 pagi, ternyata maudy tidak bisa bangun sore karna dia sudah kelelahan. Maudy langsung cepat cepat mandi dan menggantari oleh” dari mamanya maudy. selesai mandi maudy langsung pergi ke blok D untuk mengantar hadiah dari mamanya buat bisma. Maudy langsung dapat sapaan dari satpam.
“Eh, non maudy. selamat pagi non. Lo kok selama 1 bulan ini gak pernah ketemu sih non.”
“pagi juga pak, oh saya liburan kemalaysia pak sekalian lihat omma di rumah sakit.”
“waduh, nyonya besar sakit non. Sakit apaan non?”
“lambung kambuh pak, tapi sekarang omma sudah sembuh?”
“owh bagus deh kalau udh sembuh nyonya besar. Wah jadi kangen nih sama nyonya besar.”
“oh, ya pak nih oleh” coklat dari Malaysia buat bapak, istri dan anak bapak.”
“wah banyak banget non coklatnya. Wah titian bisa puas nih dapat coklat melulu dari non maudy. apa lagi oleh”nya dari Malaysia tempat asal nyonya besar. Wah makasih non oleh”nya.
“iya bapak sama sama, pak tunggu ini ada juga baju buat titian sama kiki buat anak bapak.
“wah ini bagus banget non, makasih banyak ya non maudy. semoga yang di atas malah kebaikan non maudy.”
“amin, udah dulu ya pak saya mau ke blok D dulu.”
“mau ngapain non ke blok D?”
“mau ke rumah yang namanya keenan pak. Emang kenapa pak ?
“wah jangan non jangan, tuan keenan lagi datang tamu besar?”
“dari mana pak ?”
“katanya sih dari new York, semalam tuan keenan jemput keluarga cewek ke bandara. Saya baru kali ini loh non ke datangan tamu besar di blok D. biasanya di blok A dan blok B aja yang pernah ke datangan tamu besar. Ternyata D juga.”
“oh, ya udah deh . makasih pak infonya.”
“sama sama non, makasih ya non oleh”nya.”
“iya, gue penasaran deh keluarga siapa yang datang ke tempat bisma. Lebih baik gue ke sana aja deh.
            Maudy langsung melanjutkan perjalanannya ke rumah bisma, tiba tiba maudy langsung stop dia melihat bella pacarnya bisma. Tidak tau kenapa saat maudy stop yang namanya bella langsung melihat maudy yang berdiri di simpangan blok           D. bella langsung samperin itu cewek. Saat maudy melihat mukanya bella maudy merasakan tidak enak dari hatinya pasti dia dapat masalah. Maudy langsung putar arah dan langsung lari. Bella terus mengejar maudy sampai dapat. Akhirnya maudy ketangkap oleh bella. Bella langsung memaksa maudy menggembalikan hpnya bisma. Karna bella tidak suka lihat cewek yang suka sama pacarnya itu.bella langsung tampar maudy dengan sekuat mungkin dengan ucapannya dengan bahasa belandanya.
            Maudy hanya bisa berdiam. Maudy tidak mau berantam sama teman kecilnya dulu. Maudy langsung balek kerumah dengan rambut acak acakan. Sesampai di rumah bastian melihat adeknya pipinya merah bekas tamparan. Bastian langsung memaksa maudy cerita apa yang di perbuat sama adeknya sendiri. akhirnya bastian langsung lari kerumah yang bernama keenan dengan berteriak.
“Keenan lo keluar … keenan lo keluar dari rumah lo.”
“maaf, anda siapa ya?”
“gue bastian, abangnya maudy. eh lo apain muka adek gue sampai merah gitu pipinya? Lo beraninya sama cewek, lawan gue abangnya.”
“Aduh, bising deh. Ini Ada apaan sih bising banget buat kuping bella sakit. Eh lo siapa?
“lo mau tau gue siapa? Mendingan lo Tanya tuh sama cowok lo sendiri?”
“sayang, dia siapa ya?”
“dia bastian bella abangnya maudy?”
“terus dia mau ngapain ke sini?”
“di kiranya gue yang tampar adeknya sampai pipinya merah.”
“owh itu toh, lo mau tau siapa yang tampar pipi adek lo?”
“iya gue mau tau, siapa orangnya?”
“gue, kenapa lo mau marah sama gue? silakan. Palingan nanti gue lapor polisi terus gue beli deh rumah lo dan harta lo.
“eh cewek bule sombong, gue gak takut sama ancaman lo. Gue punya bukti kuat masukin lo ke penjara.”
“bella, sudah cukup lo tau lo lagi hadapin siapa sekarang?”
“hanya seorang cowok yang bauk dan miskin.”
“salah bella semua salah, lo lagi berhadapan sama pemilik perusahaan yang terkenal di asia. Ommanya dia adalah pemilik perusahan di asia. Lo ingat sekarang lo lagi kerja sama di perusahaan ommanya bastian dan maudy. Lo itu gak seberapa bella. Dia bisa buat lo di penjara sampai seumur hidup.”
“Hah, serius lo bisma. Jadi yang tadi gue tampat terus itu anaknya pemilik perusahaan yang terkenal di asia.
“iya, Omg. Eh, gue minta maaf ya semua kesalahan gue.
“apa minta maaf, gak salah orang bule minta maaf sama gue. maaf maaf lo belum di maafkan bella. Gue akan urusin laporan lo dari RT supaya lo di keluarkan dari komplek ini. Supaya jangan ada korban lagi dari tamparan maut lo.”
“eh maafin gue, gue tadi ke bawa cemburu sama adek lo itu.
“cukup bella cukup aku gak mau lihat kamu tampar orang lain. Kamu itu sudah cukup keterlauan bella tamparin anak orang tanpa sebab. Sekarang lo rasain lo akan di laporkan ke RT dan lo tidak boleh lagi berkunjung ke rumah gue. “
“sayang, please bantui aku dong. Aku gak mau keluar dari komplek ini. Omg, gua gak mau keluar dari sini. Gue harus berbuat sesuatu supaya itu cowok tidak laporin Rt. Gue harus telpn suruhan gue. sialan hpnya gak di angkat pula lagi aduh orang ini mana sih? Udah gue kasih uang banyak kok gak angkat telpon gue sih.
1 jam kemudian bastian , warga, dan Rt pada kerumah bisma untuk mengusir cewek yang sudah buat kasar sama maudy. akhirnya bisma keluar dari rumah.
“maaf ini ada apa ya bapak ibuk dan bapak RT?”
“tadi saya dapat info dari anak bastian kalau maudy di tampar sama yang namanya bella cewek pendatang.
“aduh pak please jangan usir bella pak RT dan warga. Saya minta maaf atas kelakuan teman saya yang namanya bella.”
“kayaknya, masalah ini harus di bawa kepolisian karna yang namanya bella sudah berbuat kekerasan sama namanya maudy. sekarang bellanya mana keenan.”
“aduh pak RT please brikan saya ke sempatan 2 hari ubahin sifat teman saya. Kalau dia berbuat kayak gitu lagi saya siap bawa teman saya bella ke polisi pak RT.”
“maaf gak bisa nak keenan.”
“pak yadi, pak firman tangkap yang namanya bella.”
“baik pak RT.”
“pak, tolong jangan bawa bella. Begini aja pak saya bayar bapak sekitar 5 juta untuk bapak tapi tolong jangan bawa bella ke polisi pak.
“saya setuju sama pak RT lebih baik yang namanya bella lebih baik di usir dari sini. Karna bella sudah buat pembantu saya di siksa karna gara gara salah buat makan. Jadi untuk apa lagi kamu bela pacar kamu. Dia berhak mendapatkan ini. Dari dulu kakak gak setuju kamu pacaran sama namanya bella Cuma mukanya aja yang cantik tapi hatinya busuk.
“pak ini bella.”
“eh, lepasin gue. kalau lo gak lepasin gue nanti gue beli rumah lo.”
“percuma bella lo ancam kayak gitu. Mereka di sini gak akan takut. Di sini semua malah membantu orang bawahaan. Gak kayak lo, yang hanya bisa bilang “ gue beli rumah lo”. menurut gue itu udah basi kata katanya bella. Silakan pak bawa dia ke kantor polisi.”
“thanks ya anatasya lo udah bantui gue.”
“sama sama bastian, gue senang bantui orang kok yang benar. Dari dulu gue gak suka lihat bella pas datang ke sini.”
“kenapa lo gak suka lihat dia?”
“dia itu dari kecil emang usah di ajarin tidak punya ke sopanan sama orang bawah dan atas. Dia anggap semuanya itu musuh dia.”
“wah, gila juga ya itu cewek.”
“ya begitulah, rata” keluarganya baik semua kok. Dia aja yang rada rada aneh sifatnya.
“owh, udah dulu ya gue mau balik dulu. Oh ya tadi gue di kasih ini sama maudy adek gue. gue sih gak jelas kado ini isi apaan. Tapi kado ini tanda terima kasih sama adek lo yang namanya keenan.
“oh ya, lo gak usah panggil keenan. Panggil aja bisma.
“owh bisma, oke gue panggil adek lo bisma aja.”
“yapz, thanks ya hadiahnya.”
“ okey.”
“bisma?”
“apaan ?”
“kakak bingung lihat tingkah laku kamu tadi sama warga, kok kamu berani banget kasih uang buat warga untuk membantu pacar kamu sih bella. Dia pantas di hukum dan pantas di usir dari sini. Kakak dari dulu gak suka lihat kamu hubungan dengan bella. Bisma ingat banyak cewek yang lebih baik dan punya sopan santun. Nih buat kamu.”
“dari siapa kak anatasya ?”
“dari keluarga maudy dan bastian. Katanya sih tanda terima kasih dari keluarganya.”
“isiny apaan? Kok gede banget kadonya?”
“gak tau tuh isinya apaan coba kamu buka kadonya isi apaan.”
“Hah, sepatu inikan asli dari korea. Tasnya asli dari Malaysia bajunya juga. Wah ini baru pertama kalu aku dapatin kak.
“wih, emang adek bantuin apaan sih. Sampai adek bisma dapat barang sebagus ini?”
“pas di jalan aku lihat mobil hitam, terus bisma berhenti di jalan. Terus bisma lihat yang bawa itu cewek. Pas bisma tawaran bantuan eh tiba” bisma ketemu sama cewek aneh itu. Teru cewek aneh itu malah tolak bantuan dari bisma. Ya udah, kakak taukan kalau bisma paling kesal liat cewek yang sok sok nolak. Ya udah sangking bisma kesal sama itu cewek ya udah bisma langsung tarikin ban mobilnya akhirnya bisma ganti bannya yang kemps itu.”
“owh, jadi gara gara itu kamu dapat hadiah sebagus ini bisma. Wah kakak kagum lihat kamu sudah bantui orang kesulitan. Ya sudah kakak mau belanja dulu kepasar sama embak. Kamu jaga rumah ya. Awas keluar lagi.
“yah, masa gak boleh keluar sih kak. Kan bisma mau ucapin makasih buat cewek aneh itu.”
“bisma itu cewek punya nama, namanya maudy kugy.”
“iya iya deh, maudy kugy. Udah dulu ya aku mau kesana dulu kak mau bilang makasih.”
Akhirnya bisma mencoba mendatangi rumah maudy, tapi sayang maudy tidak mau ketemu sama siapa siapa. Dia masih rasa sakit hati sama perbuatan pacarnya bisma yang ia lakukan tadi. Bisma terus menunggu di halaman sambil menggotak atik iphonenya. Setelah 2 jam akhirnya maudy keluar dari kamarnya. Maudy langsung keluar rumah menuju ke halaman depan. Tidak tau kenapa maudy langsung berhenti. Dia melihat bisma lagi duduk di halaman depan rumahnya itu.
“Eh, lo cewek aneh.”
“lo lagi lo lagi, apa sih mau lo. kok lo suka banget ganggui hidup gue.”
“bukannya gue yang bilang kayak gitu sama elo.”
“suka loh deh.”
“sini deh lo duduk dulu sama gue.”
“gue gak mau duduk sama cowok pembohong.”
“ya ampun udah 1 tahun pun lo masih ingat aja nama gue itu bohong. Emang aneh lo ya jadi orang gak caya banget sama gue. nama gue emang keenan. Itu nama panggilan gue di luar negeri. Kalau di Indonesia gua di panggil bisma. Udah deh sekarang lo duduk dulu, ada yang gue perlu ceritain sama elo.
“mendingan lo cerita sekarang aja gue malas duduk sama elo.”
“ya ampun, duduk aja kok lo malas sih. Ya udah kalau lo gak mau duduk nanti kaki lo sakit juga kok.”
“sudah jangan banyak basa basi deh, gue lagi malas ketemuan sama elo.
“wih santai dong cewek aneh. Sudah ya aku capek berdebat sama elo mendingan lo duduk dulu deh sekarang.”
“gue gak mau.”
“please mau ya … ya … ya ?”
“gak mau.”
“oke … oke gue gak akan maksa lo lagi. gue Cuma mau bilang makasih aja buat atas hadiahnya dari family lo maudy. jadi sekarang gue gak ada lagi masalah sama lo.
“tumben lo bilang makasih sama gue. datang angin apa lo . pakai acara sebutin nama gue maudy.”
“loh emang salah ya kalau gue panggil nama elo maudy gak ada salahkan. Ya udah gue mau cabut dulu. Makasih atas hadiah specialnya. Gue suka banget sama hadiahnya.
“Tara kok bisma kerumahnya maudy sih? Ada apa ya?”
“gue mana tau Sylvia.
“stop di sini tara, maudy maudy?”
“Sylvia , tara kok kalian bisa di sini sih?”
“tadi gue ada acara di blok E jadi gue mampir aja kerumah lo sekalia. Oh ya tadi gue Nampak bisma dia ngapain ya kerumah lo dengan muka senyam senyum gitu.
“Hah, senyam senyum. Gak ada apa” kok.
“seriuz lo, jangan jangan lo udah pacaran ya sama bisma ayo jujur?”
“ihk apaan sih please deh gak usah buat kabar yang aneh. Nanti mulut lo kayak mulut cika pula lagi asal gosip aja tapi belum ada buktinya.”
“Omg, jangan sampai mulut gue kayak cika. Amit amit cabang bayi amit amit. Oh yak selama 1 bulan ini susah banget sih hubungin lo? lo kemana sih maudy?”
“aduh maafin gue Sylvia dan tara. Pas acara ulang tahun kakak anatsya gue dapat telpn dari mama gue kalau omma gue masuk kerumah sakit. Ya udah paginya gue langsung deh ke Malaysia sampai lupa kasih kabar buat lo berdua. Maaf ya?”
“oke … oke gue maafin kok. Karna alasan lo gue terima.”
“oh y ague bawa oleh” buat lo tara dan lo juga Sylvia.”
“seriuz lo maudy bawa oleh untuk gue?”
“iya tara, sini masuk dulu ke dalam. Nih hadiahnya tas buat kalian.”
“wih, tumben lo beliin tas buat gue. biasanya kalau lo ke Malaysia pasti bawa baju kemeja sama celana jeans. Sekarang lo bawaain gue tas kuliah. Wah keren banget nih maudy. thanks ya maudy.”
“iya masama tara, nih ada buat lo lagi tas.”
“wih keren banget, thanks ya maudy gue suka banget. Lo tau aja gue lagi butuh tas dan gantungan kunci mobil. Ya guekan tau kalau anak kuliah itu pasti jarang banget beli tas .”
“hahaha, lo tau aja ya maudy. lo dapat apa Sylvia?”
“gue dapat tas dan dompet nih tara. Wah jarang” nih gua dapat tas sama dompetnya. Dompetnya pun bagus. Makasih ya maudy oleh oleh mewahnya. Lo dapat apa dari omma lo?”
“gue dapat ini baju dress yang terbagus. Ini susah banget lo cari di Indonesia apa lagi mahal pula lagi.
“wih keren kok maudy bajunya. Pasti lo langsung tunjukin tuh baju baru lo sama anak kampus?”
“gak kok Sylvia, baju ini gue pakai saat kalau gue sudah ketemu pasangan yang terbaik buat gue. gue ingin dia yang pertama kali melihat aku pakai baju ini.”
“wah lo so sweet ya maudy, moga moga sahabat gue dapat cowok yang baik kayak bisma. Amin amin. Atau perlu bisma jadi pasangan lo sebenarnya amin amin.
“please deh, gak usah bahas itu cowok lagi. gue malah lihat dia bikin ngeselin aja tuh mukanya.”
“awas, entar jatuh cinta pula lagi lo maudy. ucapanmu adalah doamu loh maudy.”
“jangan sampai, amit amit.”
“ya udah kalau lo gak caya sama omongan sylvia. Liat aja 3 bulan atau 5 bulan ini pasti lo akan jadi miliknya bisma. Hahaha gi mana ya kalau lo pacaran sama bisma. Wih pasti keren habis. Kalian kan kyk cartoon Tom End Jerry. Sikit” kelahi. Hahaha jadi kalau pacaran kyk gitu la kalian sikit” kelahi terus temanan lagi. wih jadi penasaran nih lihat kisah nyatanya .
“please deh Sylvia gak usah menghayal tinggi. Maudy dan bisma tidak akan saling suka. Lo ingat dia itu cowok yang gue keselin dari dulu.
“masa sih, lo berani taruhan maudy ?
“Hah, taruhan?”
“iya, mau gak maudy? bilang aja lo takut.”
“Hmm, gue gak takut tuh. “
“oke deal ya, kalau lo kalah harus traktir gue sama tara. Kalau lo menang gue traktir lo.”
“oke siapa takut, gue tidak percaya kalau gue gak bisa pacaran sama bisma.”
“oke, saksinya tara.”
“oke oke, ya sudah tidur dulu yuk besok kuliah.
Akhirnya maudy dan sahabatnya bercerita ceritalah di rumah maudy sambil nginap.