BAB
6
Semua
tentang mu J
1 Tahun kemudian ….!!!
Malam itu, suasana di rumah kakak anatasya sangat ramai.
Bunga bertebaran menghiasi setiap sudut rumah, menyerukan wangi semerbak
bercampuran aroma makanan yang tersaji untuk para tamu istimewah dari sahabat
kakak anatasya. Orang berlalu lalang dan saling sapa dengan akrab. Semua wajah
berseri. Semua hadir dalam acara ulang tahun kakak anatasya yang ke 20.
Kakak anatasya berada di kamarnya, mengenakan gaun yang
mewah yang berwarna keemasan dan di campur mutiara”. Binarnya ke cantikkannya
semangkin terpancar jelas di wajahnya tetapi matanya yang menatap bayangan
cermin yang sangat gembira. Suara ketukan pintu terdengar pelan, dan tak lama
kemudian datanglah adeknya kakak anatasya untuk menjemput kakaknya untuk berkumpul
barang sama teman” alumni kampusnya.
“semua orang menatap kecantikan dan gelamornya kakak
anatasya yang begitu indah yang mirip kayak tuan putri istana kerjaan. Semua
orang pada naksir dengan kakak anatasya yang mengitu cantik dengan gaya
kemewahaanya. Banyak orang bilang anatasya ada bidadari yang di kirim dari
sorga untuk semuanya laki laki. Semua para tamu sudah mulai berkumpul di untuk
mengucapi Happy B’day buat anatasya. Selesai sudah mengucapi ulang tahun semua
tamu yang datang pada menyanyikan selamat ulang tahun buat anatasya yg ke 20.
Anatasya langsung memotong kue ini. Anatasya langsung memberi kuenya yang
pertama kali dia kasih kepada mami dan papinya yang kebutulan sudah datang dari
new York. Kue ke 2 dia kasih untuk adeknya yang bernama bisma keenan putra ,
yang ketiga dia kasih buat kekasihnya yang bernama vano yang sudah setia
menjalani hubungan pacarannya dengan secara utuh walaupun dia tidak tinggal di
Jakarta dan kue ke 4 dia kasih buat sahabatnya yang sudah senang tiasa menemani
dia saat di kampus.
Selesai pembagian kue, bisma ketemu dengan maudy. Bisma
langsung menatap maudy dengan sepenuh hati. Bisma melihat maudy sangat cantik
dari yang dia lihat di kampus, Sylvia melihat bisma kalau dia senang melihat
maudy. Sylvia langsung senyum melihat bisma. Sylvia langsung beri kode pada
tara kalau bisma lagi lihat maudy.
“Tara tara?”
“apaan Sylvia?”
“lo lihat tuh siapa?”
“siapa sih”
“itu lihat ajalah,
itukan bisma ngapain dia lihat maudy? Bukannya bisma gak suka maudy?
“iya juga ya, ngapain
bisma lihat maudy dengan tatapan mata yang lagi terpesona.”
“sudah” mendingan kita
nikmati aja hidangan makanan dulu Sylvia, baru kita Tanya bisma kenapa dia
tatapin maudy?”
“ya udh, oh ya gue
kesana dulu ya tara.”
“oke.”
“tara?”
“Eh maudy lo cantik
banget hari ini ?”
“oh dari dulu gue gak
cantik gitu tara ?”
“cantik dong, mau cari
siapa maudy ?”
“mau cari Sylvia nih?
Sylvia mana ya kok dari tadi gak Nampak sih?”
“kalau gak salah dia ke
sana deh arah toilet gitu.”
“owh, ya udah deh gue
kesana dulu ya tara.”
Maudy langsung menuju
ke toilet. Maudy tidak sengaja injak kaki orang. Maduy mencoba melihat cowok
yang tadi ia injakin. Ternyata yang ia injakin adalah bisma. Bisma langsung
kesakitan.
“Aw, lihat lihat dong.”
“aduh” maaf gue gak
lihat nih kaki lo.”
“punya mata tak sih
cewek aneh?”
“eh, gue punya nama
kali, gak usah lo bilang gue cewek aneh.”
“kalau gue bilang cewek
aneh mang kenapa? Lo mau marah sama gue ?
“yah gue gak senang aja
lo panggil gue cewek aneh. Iya, gue mau marah sama lo. Gue udah capek semuanya
ini. Gue capek lo bilang gue cewek aneh. Apa sih mau lo, lo gak suka liat gue
di sini? Oke kalau lo gak suka gue bisa pergi kok dari tempat acara ulang tahun
kakak lo. Oh ya makasih atas bantuan lo karna lo sudah perbaikin ban mobil gue
dan ini hp lo yang lo cari” selama 1 tahun.”
“gue gak perlu lagi hp
ini, semuanya tidak penting lagi buat gue.”
“lo emang cowok gila
ya, hp semahal itu lo buang aja ke Halaman. Dasar ya cowok kaya asal sesukanya
main buang barangnya sendiri.”
“itu bukan urusan lo
cewek aneh.”
“dasar cowok gila,
mendingan hp ini gue simpan aja mana tau suatu hari lo butuh lagi nih hpnya.
Akhirnya maudy pergi
dan meninggalkan pesta acara ulang tahun kakak anatasya. Maudy tidak tau harus
bagaimana dia melupukan semuanya itu. Sesampai dirumah maudy dapat kabar besok
dia harus pergi ke Malaysia untuk melihat ommanya yang lagi sakit di rumah
sakit. Maudy membereskan baju bajunya ke dalam koper dan tidak lupa membawa hp
bisma yang udah dia buang di taman. Ke esokan paginya maudy tidar memberi kasih
tau atas kabarnya kalau dia sudah berangkat ke Malaysia. Maudy dan kakaknya
langsung berangkat menuju ke bandara. Maudy mencoba melupakan masalah kuliahnya
sama masalah cowok gila itu yang bernama bisma. Maudy mencoba focus keadaan
neneknya yang lagi terbaring di hospital Malaysia. 2 jam kemudia maudy akhirnya
sudah sampai di bandara soekarno hatta dia langsung masuk kebandara untuk cek
tiket. Sesampai di ruang tunggu bunyilah suara hp bisma. Maudy mencoba melihat
siapa yang menghubungi hp bisma. Ternyata yang menghubungi dia itu adalah pacar
dia yang ada di new York. Maudy tidak mau mengangkat hp bisma. Maudy takut
merusakin hubungan bisma pada ceweknya. Maudy cukup mematikan hpnya bisma
supaya tidak ada lagi telpn yang masuk di hp bisma.
Maudy dan kakaknya bastian langsung memasukin pesawat
dengan cepat”. Sesampai di pesawat maudy mematikan semua hpnya dan ipadnya
supaya tidak ada yg menghubungi dia di perjalanan saat terbang. 1 jam kemudian
maudy dan kakaknya sampai juga di Malaysia. Maudy menggucapi kata kata
“Wellcome to Malaysia” dengan senyuman yang indah. Kakak bastian langsung
menghubungi jemputannya dari rumah papanya di Malaysia. Ternyata supir papanya
sudah sampai di bandara. Bastian langsung memasukan barangnya ke bagasi mobil. bastian
dan supirnya langsung berangkat menuju ke hospital tempat ommanya di rawat.
Sesampai di rumah sakit bastian langsung cari info.
Akhirnya bastian dapat info ternyata neneknya di rawat di lantai 3 ruangan
mawar nomor 103. Maudy dan bastian langsung cepat” mencari lif. Maudy dan
bastian langsung masuk ke dalam lif dan memencet lantai 3. Sesampai di lantai 3
maudy dan bastian langsung mencari ruangan mawar, akhirnya bastian menemukan
ruangan mawar . sesampai mencari ruangan mawar bastian dan bawar mencoba mencari
nomor kamar tempat ommanya yang di rawat. Bastia mencoba bertanya pada perawat
di rumah sakit. Akhirnya bastian di kasih tau tempat kamar ommanya. Akhirnya
mereka sampai dan mereka bertemu kepada orang tuanya yang lagi duduk di luar.”
“Mamaaaaaa?”
“Ohh, anakku maudy dan
abang bastian. Akhirnya kalian datang juga ke Malaysia .”
“iya mama, maudy kangen
bangettt sama mama.”
“mama juga sayang,
kangen sama kakak maudy dan abang bastian.”
“mama, omma gimana
kabarnya apa tambah membaik?”
“mama belum dapat kabar
bang bastian tentang omma. Sekarang omma lagi istirahat.”
“owh, emang omma sakit
apa mama?”
“katanya penyakit
lambungnya kambuh lagi. jadi mama dan papa kamu cepat” bawa omma ke hospital
untuk di rawat untuk beberapa hari ini.”
“maaa, papa mana ya ?
kok dari tadi maudy gak nampak sih?
“oh, papa kamu lagi
ngurus perobatan omma kamu di kasir maudy.”
“owh, kirain papa
ngurus perusahaanya lagi.”
“gak kok kakak maudy,
papa pasti tau kalau omma lagi sakit. Kalian sudah makan?”
“maudy belum nih mama.”
“abang bastian juga
belum ma.”
“ya sudah entar kalau
papa sudah di sini nanti mama temani kalian beli makanan.”
“masih lama gak sih ma
maudy lapar nih dari tadi pagi maudy belum makan?”
“lo kok kamu belum
makan sih tadi pagi?”
“itu tuh sih kakak
bastian dari tadi suruh buru berangkat takut jalan macet. Ya udah jadi tak
sempat makan. Padahal sih bibik masak sarapan enak buat maudy dasar abangnya
aja yang mau cepat”.
“tuh papa kalian sudah
datang sana salam kangen dulu sama papa kalian.”
“papa?”
“bastian yah?”
“ya ampun papa ini
bastian anak papa yang paling ganteng.” :D
“sadar woy kak ganteng
dari mana sedotan pipet.”
“aduh aduh, sudah
jangan kelahi. Kalian tetap cantik dan ganteng kok. Oh ya bastian kamu sudah
service Ac papa di kamar kantor pribadi punya papa.”
“sudah kok pa.”
“oke, ternyata kalian
bisa tanggung jawab juga. Terus mobil papa sudah kalian panasin dan sudah di
isi bensinnya.”
“kalau masalah itu
urusan maudy pa?”
“maudy udah kamu urus
mobil papa di Indonesia?”
“sudah kok pa, tapi aku
kesal banget sama mobil papa. Masa mobil papa tiba tiba kempes di jalan sih.”
“terus mobilnya
sekarang di mana?”
“ya di rumah lah pa,
tapi tenang aja mobil papa sudah di perbaikin kok sama teman maudy.”
“siapa teman kamu
maudy?”
“namanya cowok gila.”
“Hah, cowok gila kak.
Masa namanya cowok gila. Ah kamu jangan ngomong kayak gitu dong kak. Kasih tau
siapa nama cowok itu sama papa. Mana tau papa mau ucapin terimakasih buat teman
kamu yang sudah bantui mobil papa kamu.”
“namanya bisma papa
mama, tapi dia ngaku ngaku namanya keenan.”
“dia tinggal di mana
maudy ?
“dekat komplek
perumahan kita pa, tapi dia tinggal di blok D pa.”
“owh, ya sudah kapan”
papa mau ucapin makasih buat pemuda itu.”
“aduh pa, jangan tuh
cowok ngebetein lo pa. entar kalau papa kenalan sama dia pasti papa di cuekin.”
“masa sih maudy, papa
gak caya deh.
Tiba tiba mama maudy
melihat hp yang bukan milik maudy yang pernah papanya beli di Malaysia.
“kak itu hp kamu ya ?”
“Aduh mampus ketauan
deh hpnya bisma sama mama.”
“coba mama lihat kak?
Kyknya mama tidak pernah deh beliin ini hp buat kamu.”
“nih ma.”
“Hmm, kayaknya mama
kenal deh hp ini pa?”
“hp siapa ma?”
“tunggu” mama mau cek
photonya dulu.”
“aduh mama jangan.”
“ini kan sih bisma
keenan putra anak pak yoga pemilik
perusahaan yang terkenal di new york. Nah ini cewekkan bella sahabatnya maudy.
Maudy kamu dapat hp ini di mana? Kamu ambil ya hpnya anaknya pak yoga.”
“aduh ma, bukan maudy
yang ambil hpnya bisma. Pas acara ulang tahunnya maudy udah kasih hpnya dia.
trus sih bisma campakin hpnya ke taman ma. Ya udh dari pada di buang mendingan
maudy simpan deh hpnya. Mana taukan suatu hari dia masih perlu sama hpnya kan
di situ banyak jadwal dia ma.”
“apa betul hp ini di
buang sama bisma?”
“iya ma, seriuz deh.
Kalau mama gak caya mama bisa Tanya kok sama bisma.”
“gak perlu, yang
penting kamu sudah jujur sama mama.”
“ma tunggu?”
“kenapa maudy ?”
“ma, bella itu siapa
sih?”
“owh bella, bella itu
sahabat kamu dulu kecil sedangkan bisma sahabat kamu dulu pas di Malaysia.
Memang sih sih bisma orangnya rada aneh. Tapi anaknya baik kok dia orangnya
tidak suka lihat cewek yang tingkahnya aneh apa lagi saat ada orang jatuh terus
bisma beri pertolongan dia akan bilang cewek itu sok” gak mau minta di tolong.
Orangnya emang kayak gitu kok. Dia orangnya gak suka bilang nama. Dia lebih
suka bilang Eh, lo, dasar cewek aneh.”
“pantesan.”
“pentesan apa maudy ?”
“pantesan, dia suka
banget panggil aku eh, lo dan dasar cewek aneh.”
“emang dia bilang kayak
gitu sama kamu?”
“iya ma, ngesilin kan
ma.”
“pasti kamu menolak
bantuan dari bismakan saat kamu mau di tolong.”
“iyah ma. :D “
“pantesan, ya iyalah
kamu di bilang kayak gitu. Ya sudah kakak maudy dan abang bastian ayo makan.
“oke ma.”
Malam
hari kemudian maudy dan bastian lihat ommanya di kamar, maudy suapin ommanya
makan karna maudy sudah kangen sama ommanya tidak pernah suapin ommanya yang
lagi sakit. Maudy dan bastian ganti gantian suapin ommanya. Tiba tiba bunyi lah
hpnya maudy, maudy mencoba tidak mengangkat hpnya. Dia takut nanti temannya
khawatir sama ommanya maudy. Mereka sudah menggangap omma maudy adalah omma
mereka juga.
1
bulan kemudian
Selama 1 bulan
nenek maudy sudah sembuh akhirnya maudy dan bastian bisa pulang lagi ke
Indonesia untuk melanjutkan kuliahnya. Maudy dan bastian bisa menghabisi
liburannya di Malaysia walaupun sekalian menjaga ommanya tersayang. Maudy sudah
membeli hadiah buat teman”nya di Indonesia. Maudy membelikan tas buat Sylvia
dan tara. Maudy pun tidak lupa membelikan gantungan kunci buat mobil sahabat
sahabatnya dan tas. Sedangkan kakaknya membelikan gaun buat pacarnya dan sepatu
merek terkenal . ternyata maudy mendapat bingkisan dari ommanya ya itu baju
yang dari dulu maudy ingin. Akhirnya baju yang di inginkan maudy bisa dapat
juga walaupun itu banyak sekali yang minat sama baju semahal itu. Mama maudy
memberikan kotak yang berisi tas, baju dan sepatu dari Malaysia.
“maudy?”
“iya mama, ada apa yah
?”
“mama mau kasih ini nih
buat sih bisma. Kamu mau tak kasih ini sama bisma. Ini tanda terima kasih dari
papa kamu dan mama.”
“emang itu isinya apa
ma ?
“ini isinya tas, baju,
dan sepatu.”
“mewah banget mama
kasih untuk tuh cowok ?”
“ya gpp dong sayang,
sekali sekali kan mama dan papa bisa kasih ini buat bisma anak pak yoga. Mama
tau diakan orang kaya. Ya gpp dong mama dan papanyakan teman lama sayang di new
York.
“Ah, maudy gak mau
kasih . mama aja krim lewat kantor pos.”
“lo kenapa gak mau
maudy? anaknya baik kok. Tapi sih kamu jangan cuek sama dia. entar kamu di
bilang cewek aneh pula lagi. ya gak pa?”
“iya banget, kamukan
orangnya cuek habis maudy.”
“ihkk, mama sama papa
nyebelin deh.udah maudy mau pulang dulu. Oh ya mama kapan balek ke Indonesia
lagi sepi tau di rumah?”
“ya liat nanti lah nak
kapan mama sama papa pulang keindonesia lagi.
“kok liat melulu sih
mama papa, kalian apa gak kangen sama maudy dan kakak bastian?”
“yah sebenarnya sih
kami kangen sama kalian. Malah 1 bulan ini kita gak bisa jalan ke luar negeri.
“ya udh deh pa, maudy
sama kakak bastian pergi dulu ya. Bye bye mama, bye bye nenek cepat sembuh ya.
“kamu di Indonesia
jangan suka kelahi ya sama abang bastian kak.
“iya ma, maudy janji
gak kelahi lagi sama kakak bastian lagi.”
“gitu jadi adek gue,
jadi lo harus turutin permintaan gue.”
“Hmmm, rugi.”
“ayo, supir udh nunggu.
Hari ini papa sama supir yang antar kalian ke bandara.”
“seriuz pa, hari ini
papa antar kami ke bandara ?”
“iya maudy.”
“Yes … yes … yes.”
“ayo pak angkat barang
mereka.”
“mama dan omma, maudy
dan kak bastian pamitan dulu ya. Kapan” kalau ada waktu main” ke Indonesia ya.
Bye bye semuanya.”
“hati hati cucuku maudy
dan babang bastian.”
“oke omma. J
“
Maudy,
bastian, papa dan supir akhirnya langsung tancap gak ke bandara. Maudy berasa
sedih kalau orang yang ia sayangi tidak ikut menggantar ke bandara juga. Pada
hal maudy masih betah di Malaysia walaupun sudah 2 tahun gak ke Malaysia lagi.
rasa kangen itu belum bisa terbalaskan lagi selama 2 tahun. Rasanya liburan ini
kurang cukup selama 1 bulan.
Sesampai di bandara maudy dan bastian pamitan untul balik
ke Indonesia. Untuk kebali lagi aktifitas kuliahnya di Indonesia. Maudy tidak
bisa lepasin tangan ayahnya karna dia masih kangen sama kedua orang tuanya.
Maudy harus lepasin tangannya. Maudy harus menahan kesedihannya saat mau
berangkat. Akhirnya maudy duduk di ruangan tunggu. 1 jam kemudian akhirnya
pesawat dari Indonesia datang juga. Maudy langsung kasih tiketnya sama pentugas
cek tiket. Maudy dan bastian langsung mencari nomor tempat duduknya. Ternyata
maudy dan bastian mendapatkan tempat duduk nomor 3C . bastian langsung tarok
barang”nya ke laci pesawat. Maudy langsung mematikan hpnya dan ipadnya.
Pesawat langsung bergerak karna semua penumpang sudah
penuh. Maudy langsung menutupi jedela pesawatnya dan sambil tidur. 2 jam
kemudian pesawat sudah tiba di Jakarta, bastian langsung membanguni maudy dari
tidurnya yang lelap itu.
“Maudy bangun sudah
sampai kita di bandara?”
“masa sih udah di
Jakarta.”
“ihh, lo jadi orang gak
caya banget sih tuh liat kita udh di bandara soekarno hatta. Ayo bangun ambil
barang lo di laci.”
“iya … iya !!!
Akhirnya maudy dan
bastian sudah sampai juga di bandara. Bastian langsung menggambil mobilnya di
parkiran.
“lo mau kemana kak?”
“gue mau ambil mobil di
parkiran, lo tunggu di sini aja dulu jangan banyak bergerak.”
“iya … iya, aduh
ngantuk banget nih gue. Lama banget sih kakak bastian ambil mobil kayak cewek
deh.
Tiba tiba maudy melihat
mobilnya bisma yang warna hitam.
“itukan mobil bisma
yang tadi lewat. Terus itu siapanya bisma. Coba gue lihat di hpnya bisma. Sama,
berarti itu bella dong pacarnya bisma yang orang new York itu. Sumpah kenapa
hati gue gk terima ya kalau bisma pacaran sama bella. Please maudy lo itu bukan
siapa” bisma. Lo jangan berharap bisma jadi pacar lo.”
“maudy … maudy, ayo
buruan angkat kopernya udh siang nih.
“iya kak bastian.”
“lo lihat apaan sih?”
“gak ada kok kak.”
“cukup di curigain, ayo
angkat kopernya.”
“iya.”
“sudah sudah lo dari
tadi gak semangat banget sih angkat koper. Lo ada masalah di Malaysia tadi?”
“gak kok kak.”
“owh ya udah, ayo
naik.”
1 jam kemudian
sampailah maudy dirumahnya, maudy langsung memanggil bibiknya untuk mengangkat
kopernya kekamarnya. Sesampai di kamar maudy langsung tidur karna badanya sudah
kelehan. Nanti sore dia akan lanjut antar oleh” ketempat sahabatnya. Sedangkan
bastian dia langsung lari kedapur untuk makan siang. Selama 1 bulan bastian
udah kangen sama masakan si bibiknya. Bastian langsung habisin masakan bibiknya
yang di meja. Selesai makan bastian kasih oleh oleh buat sih embak, bibik, dan
supirnya kasih oleh” baju dari Malaysia. Semua senang akhirnya embak, bibik dan
satpamnya mendapatkan oleh” dari Malaysia. Apa lagi sih mbak sudah 3 kali
dapatkan oleh oleh dari keluarga bastian, sedangkan bibiknya sudah mendapat kan
5 kali begitu pun dengan supirnya.
Bersambung ... !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar