Minggu, 04 Agustus 2013

JODOH PASTI BERTEMU

BAB 6

Semua tentang mu J

1 Tahun kemudian ….!!!
            Malam itu, suasana di rumah kakak anatasya sangat ramai. Bunga bertebaran menghiasi setiap sudut rumah, menyerukan wangi semerbak bercampuran aroma makanan yang tersaji untuk para tamu istimewah dari sahabat kakak anatasya. Orang berlalu lalang dan saling sapa dengan akrab. Semua wajah berseri. Semua hadir dalam acara ulang tahun kakak anatasya yang ke 20.
            Kakak anatasya berada di kamarnya, mengenakan gaun yang mewah yang berwarna keemasan dan di campur mutiara”. Binarnya ke cantikkannya semangkin terpancar jelas di wajahnya tetapi matanya yang menatap bayangan cermin yang sangat gembira. Suara ketukan pintu terdengar pelan, dan tak lama kemudian datanglah adeknya kakak anatasya untuk menjemput kakaknya untuk berkumpul barang sama teman” alumni kampusnya.
            “semua orang menatap kecantikan dan gelamornya kakak anatasya yang begitu indah yang mirip kayak tuan putri istana kerjaan. Semua orang pada naksir dengan kakak anatasya yang mengitu cantik dengan gaya kemewahaanya. Banyak orang bilang anatasya ada bidadari yang di kirim dari sorga untuk semuanya laki laki. Semua para tamu sudah mulai berkumpul di untuk mengucapi Happy B’day buat anatasya. Selesai sudah mengucapi ulang tahun semua tamu yang datang pada menyanyikan selamat ulang tahun buat anatasya yg ke 20. Anatasya langsung memotong kue ini. Anatasya langsung memberi kuenya yang pertama kali dia kasih kepada mami dan papinya yang kebutulan sudah datang dari new York. Kue ke 2 dia kasih untuk adeknya yang bernama bisma keenan putra , yang ketiga dia kasih buat kekasihnya yang bernama vano yang sudah setia menjalani hubungan pacarannya dengan secara utuh walaupun dia tidak tinggal di Jakarta dan kue ke 4 dia kasih buat sahabatnya yang sudah senang tiasa menemani dia saat di kampus.
            Selesai pembagian kue, bisma ketemu dengan maudy. Bisma langsung menatap maudy dengan sepenuh hati. Bisma melihat maudy sangat cantik dari yang dia lihat di kampus, Sylvia melihat bisma kalau dia senang melihat maudy. Sylvia langsung senyum melihat bisma. Sylvia langsung beri kode pada tara kalau bisma lagi lihat maudy.
“Tara tara?”
“apaan Sylvia?”
“lo lihat tuh siapa?”
“siapa sih”
“itu lihat ajalah, itukan bisma ngapain dia lihat maudy? Bukannya bisma gak suka maudy?
“iya juga ya, ngapain bisma lihat maudy dengan tatapan mata yang lagi terpesona.”
“sudah” mendingan kita nikmati aja hidangan makanan dulu Sylvia, baru kita Tanya bisma kenapa dia tatapin maudy?”
“ya udh, oh ya gue kesana dulu ya tara.”
“oke.”
“tara?”
“Eh maudy lo cantik banget hari ini ?”
“oh dari dulu gue gak cantik gitu tara ?”
“cantik dong, mau cari siapa maudy ?”
“mau cari Sylvia nih? Sylvia mana ya kok dari tadi gak Nampak sih?”
“kalau gak salah dia ke sana deh arah toilet gitu.”
“owh, ya udah deh gue kesana dulu ya tara.”
Maudy langsung menuju ke toilet. Maudy tidak sengaja injak kaki orang. Maduy mencoba melihat cowok yang tadi ia injakin. Ternyata yang ia injakin adalah bisma. Bisma langsung kesakitan.
“Aw, lihat lihat dong.”
“aduh” maaf gue gak lihat nih kaki lo.”
“punya mata tak sih cewek aneh?”
“eh, gue punya nama kali, gak usah lo bilang gue cewek aneh.”
“kalau gue bilang cewek aneh mang kenapa? Lo mau marah sama gue ?
“yah gue gak senang aja lo panggil gue cewek aneh. Iya, gue mau marah sama lo. Gue udah capek semuanya ini. Gue capek lo bilang gue cewek aneh. Apa sih mau lo, lo gak suka liat gue di sini? Oke kalau lo gak suka gue bisa pergi kok dari tempat acara ulang tahun kakak lo. Oh ya makasih atas bantuan lo karna lo sudah perbaikin ban mobil gue dan ini hp lo yang lo cari” selama 1 tahun.”
“gue gak perlu lagi hp ini, semuanya tidak penting lagi buat gue.”
“lo emang cowok gila ya, hp semahal itu lo buang aja ke Halaman. Dasar ya cowok kaya asal sesukanya main buang barangnya sendiri.”
“itu bukan urusan lo cewek aneh.”
“dasar cowok gila, mendingan hp ini gue simpan aja mana tau suatu hari lo butuh lagi nih hpnya.
Akhirnya maudy pergi dan meninggalkan pesta acara ulang tahun kakak anatasya. Maudy tidak tau harus bagaimana dia melupukan semuanya itu. Sesampai dirumah maudy dapat kabar besok dia harus pergi ke Malaysia untuk melihat ommanya yang lagi sakit di rumah sakit. Maudy membereskan baju bajunya ke dalam koper dan tidak lupa membawa hp bisma yang udah dia buang di taman. Ke esokan paginya maudy tidar memberi kasih tau atas kabarnya kalau dia sudah berangkat ke Malaysia. Maudy dan kakaknya langsung berangkat menuju ke bandara. Maudy mencoba melupakan masalah kuliahnya sama masalah cowok gila itu yang bernama bisma. Maudy mencoba focus keadaan neneknya yang lagi terbaring di hospital Malaysia. 2 jam kemudia maudy akhirnya sudah sampai di bandara soekarno hatta dia langsung masuk kebandara untuk cek tiket. Sesampai di ruang tunggu bunyilah suara hp bisma. Maudy mencoba melihat siapa yang menghubungi hp bisma. Ternyata yang menghubungi dia itu adalah pacar dia yang ada di new York. Maudy tidak mau mengangkat hp bisma. Maudy takut merusakin hubungan bisma pada ceweknya. Maudy cukup mematikan hpnya bisma supaya tidak ada lagi telpn yang masuk di hp bisma.
            Maudy dan kakaknya bastian langsung memasukin pesawat dengan cepat”. Sesampai di pesawat maudy mematikan semua hpnya dan ipadnya supaya tidak ada yg menghubungi dia di perjalanan saat terbang. 1 jam kemudian maudy dan kakaknya sampai juga di Malaysia. Maudy menggucapi kata kata “Wellcome to Malaysia” dengan senyuman yang indah. Kakak bastian langsung menghubungi jemputannya dari rumah papanya di Malaysia. Ternyata supir papanya sudah sampai di bandara. Bastian langsung memasukan barangnya ke bagasi mobil. bastian dan supirnya langsung berangkat menuju ke hospital tempat ommanya di rawat.
            Sesampai di rumah sakit bastian langsung cari info. Akhirnya bastian dapat info ternyata neneknya di rawat di lantai 3 ruangan mawar nomor 103. Maudy dan bastian langsung cepat” mencari lif. Maudy dan bastian langsung masuk ke dalam lif dan memencet lantai 3. Sesampai di lantai 3 maudy dan bastian langsung mencari ruangan mawar, akhirnya bastian menemukan ruangan mawar . sesampai mencari ruangan mawar bastian dan bawar mencoba mencari nomor kamar tempat ommanya yang di rawat. Bastia mencoba bertanya pada perawat di rumah sakit. Akhirnya bastian di kasih tau tempat kamar ommanya. Akhirnya mereka sampai dan mereka bertemu kepada orang tuanya yang lagi duduk di luar.”
“Mamaaaaaa?”
“Ohh, anakku maudy dan abang bastian. Akhirnya kalian datang juga ke Malaysia .”
“iya mama, maudy kangen bangettt sama mama.”
“mama juga sayang, kangen sama kakak maudy dan abang bastian.”
“mama, omma gimana kabarnya apa tambah membaik?”
“mama belum dapat kabar bang bastian tentang omma. Sekarang omma lagi istirahat.”
“owh, emang omma sakit apa mama?”
“katanya penyakit lambungnya kambuh lagi. jadi mama dan papa kamu cepat” bawa omma ke hospital untuk di rawat untuk beberapa hari ini.”
“maaa, papa mana ya ? kok dari tadi maudy gak nampak sih?
“oh, papa kamu lagi ngurus perobatan omma kamu di kasir maudy.”
“owh, kirain papa ngurus perusahaanya lagi.”
“gak kok kakak maudy, papa pasti tau kalau omma lagi sakit. Kalian sudah makan?”
“maudy belum nih mama.”
“abang bastian juga belum ma.”
“ya sudah entar kalau papa sudah di sini nanti mama temani kalian beli makanan.”
“masih lama gak sih ma maudy lapar nih dari tadi pagi maudy belum makan?”
“lo kok kamu belum makan sih tadi pagi?”
“itu tuh sih kakak bastian dari tadi suruh buru berangkat takut jalan macet. Ya udah jadi tak sempat makan. Padahal sih bibik masak sarapan enak buat maudy dasar abangnya aja yang mau cepat”.
“tuh papa kalian sudah datang sana salam kangen dulu sama papa kalian.”
“papa?”
“bastian yah?”
“ya ampun papa ini bastian anak papa yang paling ganteng.” :D
“sadar woy kak ganteng dari mana sedotan pipet.”
“aduh aduh, sudah jangan kelahi. Kalian tetap cantik dan ganteng kok. Oh ya bastian kamu sudah service Ac papa di kamar kantor pribadi punya papa.”
“sudah kok pa.”
“oke, ternyata kalian bisa tanggung jawab juga. Terus mobil papa sudah kalian panasin dan sudah di isi bensinnya.”
“kalau masalah itu urusan maudy pa?”
“maudy udah kamu urus mobil papa di Indonesia?”
“sudah kok pa, tapi aku kesal banget sama mobil papa. Masa mobil papa tiba tiba kempes di jalan sih.”
“terus mobilnya sekarang di mana?”
“ya di rumah lah pa, tapi tenang aja mobil papa sudah di perbaikin kok sama teman maudy.”
“siapa teman kamu maudy?”
“namanya cowok gila.”
“Hah, cowok gila kak. Masa namanya cowok gila. Ah kamu jangan ngomong kayak gitu dong kak. Kasih tau siapa nama cowok itu sama papa. Mana tau papa mau ucapin terimakasih buat teman kamu yang sudah bantui mobil papa kamu.”
“namanya bisma papa mama, tapi dia ngaku ngaku namanya keenan.”
“dia tinggal di mana maudy ?
“dekat komplek perumahan kita pa, tapi dia tinggal di blok D pa.”
“owh, ya sudah kapan” papa mau ucapin makasih buat pemuda itu.”
“aduh pa, jangan tuh cowok ngebetein lo pa. entar kalau papa kenalan sama dia pasti papa di cuekin.”
“masa sih maudy, papa gak caya deh.
Tiba tiba mama maudy melihat hp yang bukan milik maudy yang pernah papanya beli di Malaysia.
“kak itu hp kamu ya ?”
“Aduh mampus ketauan deh hpnya bisma sama mama.”
“coba mama lihat kak? Kyknya mama tidak pernah deh beliin ini hp buat kamu.”
“nih ma.”
“Hmm, kayaknya mama kenal deh hp ini pa?”
“hp siapa ma?”
“tunggu” mama mau cek photonya dulu.”
“aduh mama jangan.”
“ini kan sih bisma keenan  putra anak pak yoga pemilik perusahaan yang terkenal di new york. Nah ini cewekkan bella sahabatnya maudy. Maudy kamu dapat hp ini di mana? Kamu ambil ya hpnya anaknya pak yoga.”
“aduh ma, bukan maudy yang ambil hpnya bisma. Pas acara ulang tahunnya maudy udah kasih hpnya dia. trus sih bisma campakin hpnya ke taman ma. Ya udh dari pada di buang mendingan maudy simpan deh hpnya. Mana taukan suatu hari dia masih perlu sama hpnya kan di situ banyak jadwal dia ma.”
“apa betul hp ini di buang sama bisma?”
“iya ma, seriuz deh. Kalau mama gak caya mama bisa Tanya kok sama bisma.”
“gak perlu, yang penting kamu sudah jujur sama mama.”
“ma tunggu?”
“kenapa maudy ?”
“ma, bella itu siapa sih?”
“owh bella, bella itu sahabat kamu dulu kecil sedangkan bisma sahabat kamu dulu pas di Malaysia. Memang sih sih bisma orangnya rada aneh. Tapi anaknya baik kok dia orangnya tidak suka lihat cewek yang tingkahnya aneh apa lagi saat ada orang jatuh terus bisma beri pertolongan dia akan bilang cewek itu sok” gak mau minta di tolong. Orangnya emang kayak gitu kok. Dia orangnya gak suka bilang nama. Dia lebih suka bilang Eh, lo, dasar cewek aneh.”
“pantesan.”
“pentesan apa maudy ?”
“pantesan, dia suka banget panggil aku eh, lo dan dasar cewek aneh.”
“emang dia bilang kayak gitu sama kamu?”
“iya ma, ngesilin kan ma.”
“pasti kamu menolak bantuan dari bismakan saat kamu mau di tolong.”
“iyah ma. :D “
“pantesan, ya iyalah kamu di bilang kayak gitu. Ya sudah kakak maudy dan abang bastian ayo makan.
“oke ma.”
Malam hari kemudian maudy dan bastian lihat ommanya di kamar, maudy suapin ommanya makan karna maudy sudah kangen sama ommanya tidak pernah suapin ommanya yang lagi sakit. Maudy dan bastian ganti gantian suapin ommanya. Tiba tiba bunyi lah hpnya maudy, maudy mencoba tidak mengangkat hpnya. Dia takut nanti temannya khawatir sama ommanya maudy. Mereka sudah menggangap omma maudy adalah omma mereka juga.

1 bulan kemudian
            Selama 1 bulan nenek maudy sudah sembuh akhirnya maudy dan bastian bisa pulang lagi ke Indonesia untuk melanjutkan kuliahnya. Maudy dan bastian bisa menghabisi liburannya di Malaysia walaupun sekalian menjaga ommanya tersayang. Maudy sudah membeli hadiah buat teman”nya di Indonesia. Maudy membelikan tas buat Sylvia dan tara. Maudy pun tidak lupa membelikan gantungan kunci buat mobil sahabat sahabatnya dan tas. Sedangkan kakaknya membelikan gaun buat pacarnya dan sepatu merek terkenal . ternyata maudy mendapat bingkisan dari ommanya ya itu baju yang dari dulu maudy ingin. Akhirnya baju yang di inginkan maudy bisa dapat juga walaupun itu banyak sekali yang minat sama baju semahal itu. Mama maudy memberikan kotak yang berisi tas, baju dan sepatu dari Malaysia.
“maudy?”
“iya mama, ada apa yah ?”
“mama mau kasih ini nih buat sih bisma. Kamu mau tak kasih ini sama bisma. Ini tanda terima kasih dari papa kamu dan mama.”
“emang itu isinya apa ma ?
“ini isinya tas, baju, dan sepatu.”
“mewah banget mama kasih untuk tuh cowok ?”
“ya gpp dong sayang, sekali sekali kan mama dan papa bisa kasih ini buat bisma anak pak yoga. Mama tau diakan orang kaya. Ya gpp dong mama dan papanyakan teman lama sayang di new York.
“Ah, maudy gak mau kasih . mama aja krim lewat kantor pos.”
“lo kenapa gak mau maudy? anaknya baik kok. Tapi sih kamu jangan cuek sama dia. entar kamu di bilang cewek aneh pula lagi. ya gak pa?”
“iya banget, kamukan orangnya cuek habis maudy.”
“ihkk, mama sama papa nyebelin deh.udah maudy mau pulang dulu. Oh ya mama kapan balek ke Indonesia lagi sepi tau di rumah?”
“ya liat nanti lah nak kapan mama sama papa pulang keindonesia lagi.
“kok liat melulu sih mama papa, kalian apa gak kangen sama maudy dan kakak bastian?”
“yah sebenarnya sih kami kangen sama kalian. Malah 1 bulan ini kita gak bisa jalan ke luar negeri.
“ya udh deh pa, maudy sama kakak bastian pergi dulu ya. Bye bye mama, bye bye nenek cepat sembuh ya.
“kamu di Indonesia jangan suka kelahi ya sama abang bastian kak.
“iya ma, maudy janji gak kelahi lagi sama kakak bastian lagi.”
“gitu jadi adek gue, jadi lo harus turutin permintaan gue.”
“Hmmm, rugi.”
“ayo, supir udh nunggu. Hari ini papa sama supir yang antar kalian ke bandara.”
“seriuz pa, hari ini papa antar kami ke bandara ?”
“iya maudy.”
“Yes … yes … yes.”
“ayo pak angkat barang mereka.”
“mama dan omma, maudy dan kak bastian pamitan dulu ya. Kapan” kalau ada waktu main” ke Indonesia ya. Bye bye semuanya.”
“hati hati cucuku maudy dan babang bastian.”
“oke omma. J
Maudy, bastian, papa dan supir akhirnya langsung tancap gak ke bandara. Maudy berasa sedih kalau orang yang ia sayangi tidak ikut menggantar ke bandara juga. Pada hal maudy masih betah di Malaysia walaupun sudah 2 tahun gak ke Malaysia lagi. rasa kangen itu belum bisa terbalaskan lagi selama 2 tahun. Rasanya liburan ini kurang cukup selama 1 bulan.
            Sesampai di bandara maudy dan bastian pamitan untul balik ke Indonesia. Untuk kebali lagi aktifitas kuliahnya di Indonesia. Maudy tidak bisa lepasin tangan ayahnya karna dia masih kangen sama kedua orang tuanya. Maudy harus lepasin tangannya. Maudy harus menahan kesedihannya saat mau berangkat. Akhirnya maudy duduk di ruangan tunggu. 1 jam kemudian akhirnya pesawat dari Indonesia datang juga. Maudy langsung kasih tiketnya sama pentugas cek tiket. Maudy dan bastian langsung mencari nomor tempat duduknya. Ternyata maudy dan bastian mendapatkan tempat duduk nomor 3C . bastian langsung tarok barang”nya ke laci pesawat. Maudy langsung mematikan hpnya dan ipadnya.
            Pesawat langsung bergerak karna semua penumpang sudah penuh. Maudy langsung menutupi jedela pesawatnya dan sambil tidur. 2 jam kemudian pesawat sudah tiba di Jakarta, bastian langsung membanguni maudy dari tidurnya yang lelap itu.
“Maudy bangun sudah sampai kita di bandara?”
“masa sih udah di Jakarta.”
“ihh, lo jadi orang gak caya banget sih tuh liat kita udh di bandara soekarno hatta. Ayo bangun ambil barang lo di laci.”
“iya … iya !!!
Akhirnya maudy dan bastian sudah sampai juga di bandara. Bastian langsung menggambil mobilnya di parkiran.
“lo mau kemana kak?”
“gue mau ambil mobil di parkiran, lo tunggu di sini aja dulu jangan banyak bergerak.”
“iya … iya, aduh ngantuk banget nih gue. Lama banget sih kakak bastian ambil mobil kayak cewek deh.
Tiba tiba maudy melihat mobilnya bisma yang warna hitam.
“itukan mobil bisma yang tadi lewat. Terus itu siapanya bisma. Coba gue lihat di hpnya bisma. Sama, berarti itu bella dong pacarnya bisma yang orang new York itu. Sumpah kenapa hati gue gk terima ya kalau bisma pacaran sama bella. Please maudy lo itu bukan siapa” bisma. Lo jangan berharap bisma jadi pacar lo.”
“maudy … maudy, ayo buruan angkat kopernya udh siang nih.
“iya kak bastian.”
“lo lihat apaan sih?”
“gak ada kok kak.”
“cukup di curigain, ayo angkat kopernya.”
“iya.”
“sudah sudah lo dari tadi gak semangat banget sih angkat koper. Lo ada masalah di Malaysia tadi?”
“gak kok kak.”
“owh ya udah, ayo naik.”
1 jam kemudian sampailah maudy dirumahnya, maudy langsung memanggil bibiknya untuk mengangkat kopernya kekamarnya. Sesampai di kamar maudy langsung tidur karna badanya sudah kelehan. Nanti sore dia akan lanjut antar oleh” ketempat sahabatnya. Sedangkan bastian dia langsung lari kedapur untuk makan siang. Selama 1 bulan bastian udah kangen sama masakan si bibiknya. Bastian langsung habisin masakan bibiknya yang di meja. Selesai makan bastian kasih oleh oleh buat sih embak, bibik, dan supirnya kasih oleh” baju dari Malaysia. Semua senang akhirnya embak, bibik dan satpamnya mendapatkan oleh” dari Malaysia. Apa lagi sih mbak sudah 3 kali dapatkan oleh oleh dari keluarga bastian, sedangkan bibiknya sudah mendapat kan 5 kali begitu pun dengan supirnya.
          
Bersambung ... !!! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar