Minggu, 04 Agustus 2013

JODOH PASTI BERTEMU

BAB 6

Semua tentang mu J

1 Tahun kemudian ….!!!
            Malam itu, suasana di rumah kakak anatasya sangat ramai. Bunga bertebaran menghiasi setiap sudut rumah, menyerukan wangi semerbak bercampuran aroma makanan yang tersaji untuk para tamu istimewah dari sahabat kakak anatasya. Orang berlalu lalang dan saling sapa dengan akrab. Semua wajah berseri. Semua hadir dalam acara ulang tahun kakak anatasya yang ke 20.
            Kakak anatasya berada di kamarnya, mengenakan gaun yang mewah yang berwarna keemasan dan di campur mutiara”. Binarnya ke cantikkannya semangkin terpancar jelas di wajahnya tetapi matanya yang menatap bayangan cermin yang sangat gembira. Suara ketukan pintu terdengar pelan, dan tak lama kemudian datanglah adeknya kakak anatasya untuk menjemput kakaknya untuk berkumpul barang sama teman” alumni kampusnya.
            “semua orang menatap kecantikan dan gelamornya kakak anatasya yang begitu indah yang mirip kayak tuan putri istana kerjaan. Semua orang pada naksir dengan kakak anatasya yang mengitu cantik dengan gaya kemewahaanya. Banyak orang bilang anatasya ada bidadari yang di kirim dari sorga untuk semuanya laki laki. Semua para tamu sudah mulai berkumpul di untuk mengucapi Happy B’day buat anatasya. Selesai sudah mengucapi ulang tahun semua tamu yang datang pada menyanyikan selamat ulang tahun buat anatasya yg ke 20. Anatasya langsung memotong kue ini. Anatasya langsung memberi kuenya yang pertama kali dia kasih kepada mami dan papinya yang kebutulan sudah datang dari new York. Kue ke 2 dia kasih untuk adeknya yang bernama bisma keenan putra , yang ketiga dia kasih buat kekasihnya yang bernama vano yang sudah setia menjalani hubungan pacarannya dengan secara utuh walaupun dia tidak tinggal di Jakarta dan kue ke 4 dia kasih buat sahabatnya yang sudah senang tiasa menemani dia saat di kampus.
            Selesai pembagian kue, bisma ketemu dengan maudy. Bisma langsung menatap maudy dengan sepenuh hati. Bisma melihat maudy sangat cantik dari yang dia lihat di kampus, Sylvia melihat bisma kalau dia senang melihat maudy. Sylvia langsung senyum melihat bisma. Sylvia langsung beri kode pada tara kalau bisma lagi lihat maudy.
“Tara tara?”
“apaan Sylvia?”
“lo lihat tuh siapa?”
“siapa sih”
“itu lihat ajalah, itukan bisma ngapain dia lihat maudy? Bukannya bisma gak suka maudy?
“iya juga ya, ngapain bisma lihat maudy dengan tatapan mata yang lagi terpesona.”
“sudah” mendingan kita nikmati aja hidangan makanan dulu Sylvia, baru kita Tanya bisma kenapa dia tatapin maudy?”
“ya udh, oh ya gue kesana dulu ya tara.”
“oke.”
“tara?”
“Eh maudy lo cantik banget hari ini ?”
“oh dari dulu gue gak cantik gitu tara ?”
“cantik dong, mau cari siapa maudy ?”
“mau cari Sylvia nih? Sylvia mana ya kok dari tadi gak Nampak sih?”
“kalau gak salah dia ke sana deh arah toilet gitu.”
“owh, ya udah deh gue kesana dulu ya tara.”
Maudy langsung menuju ke toilet. Maudy tidak sengaja injak kaki orang. Maduy mencoba melihat cowok yang tadi ia injakin. Ternyata yang ia injakin adalah bisma. Bisma langsung kesakitan.
“Aw, lihat lihat dong.”
“aduh” maaf gue gak lihat nih kaki lo.”
“punya mata tak sih cewek aneh?”
“eh, gue punya nama kali, gak usah lo bilang gue cewek aneh.”
“kalau gue bilang cewek aneh mang kenapa? Lo mau marah sama gue ?
“yah gue gak senang aja lo panggil gue cewek aneh. Iya, gue mau marah sama lo. Gue udah capek semuanya ini. Gue capek lo bilang gue cewek aneh. Apa sih mau lo, lo gak suka liat gue di sini? Oke kalau lo gak suka gue bisa pergi kok dari tempat acara ulang tahun kakak lo. Oh ya makasih atas bantuan lo karna lo sudah perbaikin ban mobil gue dan ini hp lo yang lo cari” selama 1 tahun.”
“gue gak perlu lagi hp ini, semuanya tidak penting lagi buat gue.”
“lo emang cowok gila ya, hp semahal itu lo buang aja ke Halaman. Dasar ya cowok kaya asal sesukanya main buang barangnya sendiri.”
“itu bukan urusan lo cewek aneh.”
“dasar cowok gila, mendingan hp ini gue simpan aja mana tau suatu hari lo butuh lagi nih hpnya.
Akhirnya maudy pergi dan meninggalkan pesta acara ulang tahun kakak anatasya. Maudy tidak tau harus bagaimana dia melupukan semuanya itu. Sesampai dirumah maudy dapat kabar besok dia harus pergi ke Malaysia untuk melihat ommanya yang lagi sakit di rumah sakit. Maudy membereskan baju bajunya ke dalam koper dan tidak lupa membawa hp bisma yang udah dia buang di taman. Ke esokan paginya maudy tidar memberi kasih tau atas kabarnya kalau dia sudah berangkat ke Malaysia. Maudy dan kakaknya langsung berangkat menuju ke bandara. Maudy mencoba melupakan masalah kuliahnya sama masalah cowok gila itu yang bernama bisma. Maudy mencoba focus keadaan neneknya yang lagi terbaring di hospital Malaysia. 2 jam kemudia maudy akhirnya sudah sampai di bandara soekarno hatta dia langsung masuk kebandara untuk cek tiket. Sesampai di ruang tunggu bunyilah suara hp bisma. Maudy mencoba melihat siapa yang menghubungi hp bisma. Ternyata yang menghubungi dia itu adalah pacar dia yang ada di new York. Maudy tidak mau mengangkat hp bisma. Maudy takut merusakin hubungan bisma pada ceweknya. Maudy cukup mematikan hpnya bisma supaya tidak ada lagi telpn yang masuk di hp bisma.
            Maudy dan kakaknya bastian langsung memasukin pesawat dengan cepat”. Sesampai di pesawat maudy mematikan semua hpnya dan ipadnya supaya tidak ada yg menghubungi dia di perjalanan saat terbang. 1 jam kemudian maudy dan kakaknya sampai juga di Malaysia. Maudy menggucapi kata kata “Wellcome to Malaysia” dengan senyuman yang indah. Kakak bastian langsung menghubungi jemputannya dari rumah papanya di Malaysia. Ternyata supir papanya sudah sampai di bandara. Bastian langsung memasukan barangnya ke bagasi mobil. bastian dan supirnya langsung berangkat menuju ke hospital tempat ommanya di rawat.
            Sesampai di rumah sakit bastian langsung cari info. Akhirnya bastian dapat info ternyata neneknya di rawat di lantai 3 ruangan mawar nomor 103. Maudy dan bastian langsung cepat” mencari lif. Maudy dan bastian langsung masuk ke dalam lif dan memencet lantai 3. Sesampai di lantai 3 maudy dan bastian langsung mencari ruangan mawar, akhirnya bastian menemukan ruangan mawar . sesampai mencari ruangan mawar bastian dan bawar mencoba mencari nomor kamar tempat ommanya yang di rawat. Bastia mencoba bertanya pada perawat di rumah sakit. Akhirnya bastian di kasih tau tempat kamar ommanya. Akhirnya mereka sampai dan mereka bertemu kepada orang tuanya yang lagi duduk di luar.”
“Mamaaaaaa?”
“Ohh, anakku maudy dan abang bastian. Akhirnya kalian datang juga ke Malaysia .”
“iya mama, maudy kangen bangettt sama mama.”
“mama juga sayang, kangen sama kakak maudy dan abang bastian.”
“mama, omma gimana kabarnya apa tambah membaik?”
“mama belum dapat kabar bang bastian tentang omma. Sekarang omma lagi istirahat.”
“owh, emang omma sakit apa mama?”
“katanya penyakit lambungnya kambuh lagi. jadi mama dan papa kamu cepat” bawa omma ke hospital untuk di rawat untuk beberapa hari ini.”
“maaa, papa mana ya ? kok dari tadi maudy gak nampak sih?
“oh, papa kamu lagi ngurus perobatan omma kamu di kasir maudy.”
“owh, kirain papa ngurus perusahaanya lagi.”
“gak kok kakak maudy, papa pasti tau kalau omma lagi sakit. Kalian sudah makan?”
“maudy belum nih mama.”
“abang bastian juga belum ma.”
“ya sudah entar kalau papa sudah di sini nanti mama temani kalian beli makanan.”
“masih lama gak sih ma maudy lapar nih dari tadi pagi maudy belum makan?”
“lo kok kamu belum makan sih tadi pagi?”
“itu tuh sih kakak bastian dari tadi suruh buru berangkat takut jalan macet. Ya udah jadi tak sempat makan. Padahal sih bibik masak sarapan enak buat maudy dasar abangnya aja yang mau cepat”.
“tuh papa kalian sudah datang sana salam kangen dulu sama papa kalian.”
“papa?”
“bastian yah?”
“ya ampun papa ini bastian anak papa yang paling ganteng.” :D
“sadar woy kak ganteng dari mana sedotan pipet.”
“aduh aduh, sudah jangan kelahi. Kalian tetap cantik dan ganteng kok. Oh ya bastian kamu sudah service Ac papa di kamar kantor pribadi punya papa.”
“sudah kok pa.”
“oke, ternyata kalian bisa tanggung jawab juga. Terus mobil papa sudah kalian panasin dan sudah di isi bensinnya.”
“kalau masalah itu urusan maudy pa?”
“maudy udah kamu urus mobil papa di Indonesia?”
“sudah kok pa, tapi aku kesal banget sama mobil papa. Masa mobil papa tiba tiba kempes di jalan sih.”
“terus mobilnya sekarang di mana?”
“ya di rumah lah pa, tapi tenang aja mobil papa sudah di perbaikin kok sama teman maudy.”
“siapa teman kamu maudy?”
“namanya cowok gila.”
“Hah, cowok gila kak. Masa namanya cowok gila. Ah kamu jangan ngomong kayak gitu dong kak. Kasih tau siapa nama cowok itu sama papa. Mana tau papa mau ucapin terimakasih buat teman kamu yang sudah bantui mobil papa kamu.”
“namanya bisma papa mama, tapi dia ngaku ngaku namanya keenan.”
“dia tinggal di mana maudy ?
“dekat komplek perumahan kita pa, tapi dia tinggal di blok D pa.”
“owh, ya sudah kapan” papa mau ucapin makasih buat pemuda itu.”
“aduh pa, jangan tuh cowok ngebetein lo pa. entar kalau papa kenalan sama dia pasti papa di cuekin.”
“masa sih maudy, papa gak caya deh.
Tiba tiba mama maudy melihat hp yang bukan milik maudy yang pernah papanya beli di Malaysia.
“kak itu hp kamu ya ?”
“Aduh mampus ketauan deh hpnya bisma sama mama.”
“coba mama lihat kak? Kyknya mama tidak pernah deh beliin ini hp buat kamu.”
“nih ma.”
“Hmm, kayaknya mama kenal deh hp ini pa?”
“hp siapa ma?”
“tunggu” mama mau cek photonya dulu.”
“aduh mama jangan.”
“ini kan sih bisma keenan  putra anak pak yoga pemilik perusahaan yang terkenal di new york. Nah ini cewekkan bella sahabatnya maudy. Maudy kamu dapat hp ini di mana? Kamu ambil ya hpnya anaknya pak yoga.”
“aduh ma, bukan maudy yang ambil hpnya bisma. Pas acara ulang tahunnya maudy udah kasih hpnya dia. trus sih bisma campakin hpnya ke taman ma. Ya udh dari pada di buang mendingan maudy simpan deh hpnya. Mana taukan suatu hari dia masih perlu sama hpnya kan di situ banyak jadwal dia ma.”
“apa betul hp ini di buang sama bisma?”
“iya ma, seriuz deh. Kalau mama gak caya mama bisa Tanya kok sama bisma.”
“gak perlu, yang penting kamu sudah jujur sama mama.”
“ma tunggu?”
“kenapa maudy ?”
“ma, bella itu siapa sih?”
“owh bella, bella itu sahabat kamu dulu kecil sedangkan bisma sahabat kamu dulu pas di Malaysia. Memang sih sih bisma orangnya rada aneh. Tapi anaknya baik kok dia orangnya tidak suka lihat cewek yang tingkahnya aneh apa lagi saat ada orang jatuh terus bisma beri pertolongan dia akan bilang cewek itu sok” gak mau minta di tolong. Orangnya emang kayak gitu kok. Dia orangnya gak suka bilang nama. Dia lebih suka bilang Eh, lo, dasar cewek aneh.”
“pantesan.”
“pentesan apa maudy ?”
“pantesan, dia suka banget panggil aku eh, lo dan dasar cewek aneh.”
“emang dia bilang kayak gitu sama kamu?”
“iya ma, ngesilin kan ma.”
“pasti kamu menolak bantuan dari bismakan saat kamu mau di tolong.”
“iyah ma. :D “
“pantesan, ya iyalah kamu di bilang kayak gitu. Ya sudah kakak maudy dan abang bastian ayo makan.
“oke ma.”
Malam hari kemudian maudy dan bastian lihat ommanya di kamar, maudy suapin ommanya makan karna maudy sudah kangen sama ommanya tidak pernah suapin ommanya yang lagi sakit. Maudy dan bastian ganti gantian suapin ommanya. Tiba tiba bunyi lah hpnya maudy, maudy mencoba tidak mengangkat hpnya. Dia takut nanti temannya khawatir sama ommanya maudy. Mereka sudah menggangap omma maudy adalah omma mereka juga.

1 bulan kemudian
            Selama 1 bulan nenek maudy sudah sembuh akhirnya maudy dan bastian bisa pulang lagi ke Indonesia untuk melanjutkan kuliahnya. Maudy dan bastian bisa menghabisi liburannya di Malaysia walaupun sekalian menjaga ommanya tersayang. Maudy sudah membeli hadiah buat teman”nya di Indonesia. Maudy membelikan tas buat Sylvia dan tara. Maudy pun tidak lupa membelikan gantungan kunci buat mobil sahabat sahabatnya dan tas. Sedangkan kakaknya membelikan gaun buat pacarnya dan sepatu merek terkenal . ternyata maudy mendapat bingkisan dari ommanya ya itu baju yang dari dulu maudy ingin. Akhirnya baju yang di inginkan maudy bisa dapat juga walaupun itu banyak sekali yang minat sama baju semahal itu. Mama maudy memberikan kotak yang berisi tas, baju dan sepatu dari Malaysia.
“maudy?”
“iya mama, ada apa yah ?”
“mama mau kasih ini nih buat sih bisma. Kamu mau tak kasih ini sama bisma. Ini tanda terima kasih dari papa kamu dan mama.”
“emang itu isinya apa ma ?
“ini isinya tas, baju, dan sepatu.”
“mewah banget mama kasih untuk tuh cowok ?”
“ya gpp dong sayang, sekali sekali kan mama dan papa bisa kasih ini buat bisma anak pak yoga. Mama tau diakan orang kaya. Ya gpp dong mama dan papanyakan teman lama sayang di new York.
“Ah, maudy gak mau kasih . mama aja krim lewat kantor pos.”
“lo kenapa gak mau maudy? anaknya baik kok. Tapi sih kamu jangan cuek sama dia. entar kamu di bilang cewek aneh pula lagi. ya gak pa?”
“iya banget, kamukan orangnya cuek habis maudy.”
“ihkk, mama sama papa nyebelin deh.udah maudy mau pulang dulu. Oh ya mama kapan balek ke Indonesia lagi sepi tau di rumah?”
“ya liat nanti lah nak kapan mama sama papa pulang keindonesia lagi.
“kok liat melulu sih mama papa, kalian apa gak kangen sama maudy dan kakak bastian?”
“yah sebenarnya sih kami kangen sama kalian. Malah 1 bulan ini kita gak bisa jalan ke luar negeri.
“ya udh deh pa, maudy sama kakak bastian pergi dulu ya. Bye bye mama, bye bye nenek cepat sembuh ya.
“kamu di Indonesia jangan suka kelahi ya sama abang bastian kak.
“iya ma, maudy janji gak kelahi lagi sama kakak bastian lagi.”
“gitu jadi adek gue, jadi lo harus turutin permintaan gue.”
“Hmmm, rugi.”
“ayo, supir udh nunggu. Hari ini papa sama supir yang antar kalian ke bandara.”
“seriuz pa, hari ini papa antar kami ke bandara ?”
“iya maudy.”
“Yes … yes … yes.”
“ayo pak angkat barang mereka.”
“mama dan omma, maudy dan kak bastian pamitan dulu ya. Kapan” kalau ada waktu main” ke Indonesia ya. Bye bye semuanya.”
“hati hati cucuku maudy dan babang bastian.”
“oke omma. J
Maudy, bastian, papa dan supir akhirnya langsung tancap gak ke bandara. Maudy berasa sedih kalau orang yang ia sayangi tidak ikut menggantar ke bandara juga. Pada hal maudy masih betah di Malaysia walaupun sudah 2 tahun gak ke Malaysia lagi. rasa kangen itu belum bisa terbalaskan lagi selama 2 tahun. Rasanya liburan ini kurang cukup selama 1 bulan.
            Sesampai di bandara maudy dan bastian pamitan untul balik ke Indonesia. Untuk kebali lagi aktifitas kuliahnya di Indonesia. Maudy tidak bisa lepasin tangan ayahnya karna dia masih kangen sama kedua orang tuanya. Maudy harus lepasin tangannya. Maudy harus menahan kesedihannya saat mau berangkat. Akhirnya maudy duduk di ruangan tunggu. 1 jam kemudian akhirnya pesawat dari Indonesia datang juga. Maudy langsung kasih tiketnya sama pentugas cek tiket. Maudy dan bastian langsung mencari nomor tempat duduknya. Ternyata maudy dan bastian mendapatkan tempat duduk nomor 3C . bastian langsung tarok barang”nya ke laci pesawat. Maudy langsung mematikan hpnya dan ipadnya.
            Pesawat langsung bergerak karna semua penumpang sudah penuh. Maudy langsung menutupi jedela pesawatnya dan sambil tidur. 2 jam kemudian pesawat sudah tiba di Jakarta, bastian langsung membanguni maudy dari tidurnya yang lelap itu.
“Maudy bangun sudah sampai kita di bandara?”
“masa sih udah di Jakarta.”
“ihh, lo jadi orang gak caya banget sih tuh liat kita udh di bandara soekarno hatta. Ayo bangun ambil barang lo di laci.”
“iya … iya !!!
Akhirnya maudy dan bastian sudah sampai juga di bandara. Bastian langsung menggambil mobilnya di parkiran.
“lo mau kemana kak?”
“gue mau ambil mobil di parkiran, lo tunggu di sini aja dulu jangan banyak bergerak.”
“iya … iya, aduh ngantuk banget nih gue. Lama banget sih kakak bastian ambil mobil kayak cewek deh.
Tiba tiba maudy melihat mobilnya bisma yang warna hitam.
“itukan mobil bisma yang tadi lewat. Terus itu siapanya bisma. Coba gue lihat di hpnya bisma. Sama, berarti itu bella dong pacarnya bisma yang orang new York itu. Sumpah kenapa hati gue gk terima ya kalau bisma pacaran sama bella. Please maudy lo itu bukan siapa” bisma. Lo jangan berharap bisma jadi pacar lo.”
“maudy … maudy, ayo buruan angkat kopernya udh siang nih.
“iya kak bastian.”
“lo lihat apaan sih?”
“gak ada kok kak.”
“cukup di curigain, ayo angkat kopernya.”
“iya.”
“sudah sudah lo dari tadi gak semangat banget sih angkat koper. Lo ada masalah di Malaysia tadi?”
“gak kok kak.”
“owh ya udah, ayo naik.”
1 jam kemudian sampailah maudy dirumahnya, maudy langsung memanggil bibiknya untuk mengangkat kopernya kekamarnya. Sesampai di kamar maudy langsung tidur karna badanya sudah kelehan. Nanti sore dia akan lanjut antar oleh” ketempat sahabatnya. Sedangkan bastian dia langsung lari kedapur untuk makan siang. Selama 1 bulan bastian udah kangen sama masakan si bibiknya. Bastian langsung habisin masakan bibiknya yang di meja. Selesai makan bastian kasih oleh oleh buat sih embak, bibik, dan supirnya kasih oleh” baju dari Malaysia. Semua senang akhirnya embak, bibik dan satpamnya mendapatkan oleh” dari Malaysia. Apa lagi sih mbak sudah 3 kali dapatkan oleh oleh dari keluarga bastian, sedangkan bibiknya sudah mendapat kan 5 kali begitu pun dengan supirnya.
            Jam sudah menunjukkan jam 7 pagi, ternyata maudy tidak bisa bangun sore karna dia sudah kelelahan. Maudy langsung cepat cepat mandi dan menggantari oleh” dari mamanya maudy. selesai mandi maudy langsung pergi ke blok D untuk mengantar hadiah dari mamanya buat bisma. Maudy langsung dapat sapaan dari satpam.
“Eh, non maudy. selamat pagi non. Lo kok selama 1 bulan ini gak pernah ketemu sih non.”
“pagi juga pak, oh saya liburan kemalaysia pak sekalian lihat omma di rumah sakit.”
“waduh, nyonya besar sakit non. Sakit apaan non?”
“lambung kambuh pak, tapi sekarang omma sudah sembuh?”
“owh bagus deh kalau udh sembuh nyonya besar. Wah jadi kangen nih sama nyonya besar.”
“oh, ya pak nih oleh” coklat dari Malaysia buat bapak, istri dan anak bapak.”
“wah banyak banget non coklatnya. Wah titian bisa puas nih dapat coklat melulu dari non maudy. apa lagi oleh”nya dari Malaysia tempat asal nyonya besar. Wah makasih non oleh”nya.
“iya bapak sama sama, pak tunggu ini ada juga baju buat titian sama kiki buat anak bapak.
“wah ini bagus banget non, makasih banyak ya non maudy. semoga yang di atas malah kebaikan non maudy.”
“amin, udah dulu ya pak saya mau ke blok D dulu.”
“mau ngapain non ke blok D?”
“mau ke rumah yang namanya keenan pak. Emang kenapa pak ?
“wah jangan non jangan, tuan keenan lagi datang tamu besar?”
“dari mana pak ?”
“katanya sih dari new York, semalam tuan keenan jemput keluarga cewek ke bandara. Saya baru kali ini loh non ke datangan tamu besar di blok D. biasanya di blok A dan blok B aja yang pernah ke datangan tamu besar. Ternyata D juga.”
“oh, ya udah deh . makasih pak infonya.”
“sama sama non, makasih ya non oleh”nya.”
“iya, gue penasaran deh keluarga siapa yang datang ke tempat bisma. Lebih baik gue ke sana aja deh.
            Maudy langsung melanjutkan perjalanannya ke rumah bisma, tiba tiba maudy langsung stop dia melihat bella pacarnya bisma. Tidak tau kenapa saat maudy stop yang namanya bella langsung melihat maudy yang berdiri di simpangan blok           D. bella langsung samperin itu cewek. Saat maudy melihat mukanya bella maudy merasakan tidak enak dari hatinya pasti dia dapat masalah. Maudy langsung putar arah dan langsung lari. Bella terus mengejar maudy sampai dapat. Akhirnya maudy ketangkap oleh bella. Bella langsung memaksa maudy menggembalikan hpnya bisma. Karna bella tidak suka lihat cewek yang suka sama pacarnya itu.bella langsung tampar maudy dengan sekuat mungkin dengan ucapannya dengan bahasa belandanya.
            Maudy hanya bisa berdiam. Maudy tidak mau berantam sama teman kecilnya dulu. Maudy langsung balek kerumah dengan rambut acak acakan. Sesampai di rumah bastian melihat adeknya pipinya merah bekas tamparan. Bastian langsung memaksa maudy cerita apa yang di perbuat sama adeknya sendiri. akhirnya bastian langsung lari kerumah yang bernama keenan dengan berteriak.
“Keenan lo keluar … keenan lo keluar dari rumah lo.”
“maaf, anda siapa ya?”
“gue bastian, abangnya maudy. eh lo apain muka adek gue sampai merah gitu pipinya? Lo beraninya sama cewek, lawan gue abangnya.”
“Aduh, bising deh. Ini Ada apaan sih bising banget buat kuping bella sakit. Eh lo siapa?
“lo mau tau gue siapa? Mendingan lo Tanya tuh sama cowok lo sendiri?”
“sayang, dia siapa ya?”
“dia bastian bella abangnya maudy?”
“terus dia mau ngapain ke sini?”
“di kiranya gue yang tampar adeknya sampai pipinya merah.”
“owh itu toh, lo mau tau siapa yang tampar pipi adek lo?”
“iya gue mau tau, siapa orangnya?”
“gue, kenapa lo mau marah sama gue? silakan. Palingan nanti gue lapor polisi terus gue beli deh rumah lo dan harta lo.
“eh cewek bule sombong, gue gak takut sama ancaman lo. Gue punya bukti kuat masukin lo ke penjara.”
“bella, sudah cukup lo tau lo lagi hadapin siapa sekarang?”
“hanya seorang cowok yang bauk dan miskin.”
“salah bella semua salah, lo lagi berhadapan sama pemilik perusahaan yang terkenal di asia. Ommanya dia adalah pemilik perusahan di asia. Lo ingat sekarang lo lagi kerja sama di perusahaan ommanya bastian dan maudy. Lo itu gak seberapa bella. Dia bisa buat lo di penjara sampai seumur hidup.”
“Hah, serius lo bisma. Jadi yang tadi gue tampat terus itu anaknya pemilik perusahaan yang terkenal di asia.
“iya, Omg. Eh, gue minta maaf ya semua kesalahan gue.
“apa minta maaf, gak salah orang bule minta maaf sama gue. maaf maaf lo belum di maafkan bella. Gue akan urusin laporan lo dari RT supaya lo di keluarkan dari komplek ini. Supaya jangan ada korban lagi dari tamparan maut lo.”
“eh maafin gue, gue tadi ke bawa cemburu sama adek lo itu.
“cukup bella cukup aku gak mau lihat kamu tampar orang lain. Kamu itu sudah cukup keterlauan bella tamparin anak orang tanpa sebab. Sekarang lo rasain lo akan di laporkan ke RT dan lo tidak boleh lagi berkunjung ke rumah gue. “
“sayang, please bantui aku dong. Aku gak mau keluar dari komplek ini. Omg, gua gak mau keluar dari sini. Gue harus berbuat sesuatu supaya itu cowok tidak laporin Rt. Gue harus telpn suruhan gue. sialan hpnya gak di angkat pula lagi aduh orang ini mana sih? Udah gue kasih uang banyak kok gak angkat telpon gue sih.
1 jam kemudian bastian , warga, dan Rt pada kerumah bisma untuk mengusir cewek yang sudah buat kasar sama maudy. akhirnya bisma keluar dari rumah.
“maaf ini ada apa ya bapak ibuk dan bapak RT?”
“tadi saya dapat info dari anak bastian kalau maudy di tampar sama yang namanya bella cewek pendatang.
“aduh pak please jangan usir bella pak RT dan warga. Saya minta maaf atas kelakuan teman saya yang namanya bella.”
“kayaknya, masalah ini harus di bawa kepolisian karna yang namanya bella sudah berbuat kekerasan sama namanya maudy. sekarang bellanya mana keenan.”
“aduh pak RT please brikan saya ke sempatan 2 hari ubahin sifat teman saya. Kalau dia berbuat kayak gitu lagi saya siap bawa teman saya bella ke polisi pak RT.”
“maaf gak bisa nak keenan.”
“pak yadi, pak firman tangkap yang namanya bella.”
“baik pak RT.”
“pak, tolong jangan bawa bella. Begini aja pak saya bayar bapak sekitar 5 juta untuk bapak tapi tolong jangan bawa bella ke polisi pak.
“saya setuju sama pak RT lebih baik yang namanya bella lebih baik di usir dari sini. Karna bella sudah buat pembantu saya di siksa karna gara gara salah buat makan. Jadi untuk apa lagi kamu bela pacar kamu. Dia berhak mendapatkan ini. Dari dulu kakak gak setuju kamu pacaran sama namanya bella Cuma mukanya aja yang cantik tapi hatinya busuk.
“pak ini bella.”
“eh, lepasin gue. kalau lo gak lepasin gue nanti gue beli rumah lo.”
“percuma bella lo ancam kayak gitu. Mereka di sini gak akan takut. Di sini semua malah membantu orang bawahaan. Gak kayak lo, yang hanya bisa bilang “ gue beli rumah lo”. menurut gue itu udah basi kata katanya bella. Silakan pak bawa dia ke kantor polisi.”
“thanks ya anatasya lo udah bantui gue.”
“sama sama bastian, gue senang bantui orang kok yang benar. Dari dulu gue gak suka lihat bella pas datang ke sini.”
“kenapa lo gak suka lihat dia?”
“dia itu dari kecil emang usah di ajarin tidak punya ke sopanan sama orang bawah dan atas. Dia anggap semuanya itu musuh dia.”
“wah, gila juga ya itu cewek.”
“ya begitulah, rata” keluarganya baik semua kok. Dia aja yang rada rada aneh sifatnya.
“owh, udah dulu ya gue mau balik dulu. Oh ya tadi gue di kasih ini sama maudy adek gue. gue sih gak jelas kado ini isi apaan. Tapi kado ini tanda terima kasih sama adek lo yang namanya keenan.
“oh ya, lo gak usah panggil keenan. Panggil aja bisma.
“owh bisma, oke gue panggil adek lo bisma aja.”
“yapz, thanks ya hadiahnya.”
“ okey.”
“bisma?”
“apaan ?”
“kakak bingung lihat tingkah laku kamu tadi sama warga, kok kamu berani banget kasih uang buat warga untuk membantu pacar kamu sih bella. Dia pantas di hukum dan pantas di usir dari sini. Kakak dari dulu gak suka lihat kamu hubungan dengan bella. Bisma ingat banyak cewek yang lebih baik dan punya sopan santun. Nih buat kamu.”
“dari siapa kak anatasya ?”
“dari keluarga maudy dan bastian. Katanya sih tanda terima kasih dari keluarganya.”
“isiny apaan? Kok gede banget kadonya?”
“gak tau tuh isinya apaan coba kamu buka kadonya isi apaan.”
“Hah, sepatu inikan asli dari korea. Tasnya asli dari Malaysia bajunya juga. Wah ini baru pertama kalu aku dapatin kak.
“wih, emang adek bantuin apaan sih. Sampai adek bisma dapat barang sebagus ini?”
“pas di jalan aku lihat mobil hitam, terus bisma berhenti di jalan. Terus bisma lihat yang bawa itu cewek. Pas bisma tawaran bantuan eh tiba” bisma ketemu sama cewek aneh itu. Teru cewek aneh itu malah tolak bantuan dari bisma. Ya udah, kakak taukan kalau bisma paling kesal liat cewek yang sok sok nolak. Ya udah sangking bisma kesal sama itu cewek ya udah bisma langsung tarikin ban mobilnya akhirnya bisma ganti bannya yang kemps itu.”
“owh, jadi gara gara itu kamu dapat hadiah sebagus ini bisma. Wah kakak kagum lihat kamu sudah bantui orang kesulitan. Ya sudah kakak mau belanja dulu kepasar sama embak. Kamu jaga rumah ya. Awas keluar lagi.
“yah, masa gak boleh keluar sih kak. Kan bisma mau ucapin makasih buat cewek aneh itu.”
“bisma itu cewek punya nama, namanya maudy kugy.”
“iya iya deh, maudy kugy. Udah dulu ya aku mau kesana dulu kak mau bilang makasih.”
Akhirnya bisma mencoba mendatangi rumah maudy, tapi sayang maudy tidak mau ketemu sama siapa siapa. Dia masih rasa sakit hati sama perbuatan pacarnya bisma yang ia lakukan tadi. Bisma terus menunggu di halaman sambil menggotak atik iphonenya. Setelah 2 jam akhirnya maudy keluar dari kamarnya. Maudy langsung keluar rumah menuju ke halaman depan. Tidak tau kenapa maudy langsung berhenti. Dia melihat bisma lagi duduk di halaman depan rumahnya itu.
“Eh, lo cewek aneh.”
“lo lagi lo lagi, apa sih mau lo. kok lo suka banget ganggui hidup gue.”
“bukannya gue yang bilang kayak gitu sama elo.”
“suka loh deh.”
“sini deh lo duduk dulu sama gue.”
“gue gak mau duduk sama cowok pembohong.”
“ya ampun udah 1 tahun pun lo masih ingat aja nama gue itu bohong. Emang aneh lo ya jadi orang gak caya banget sama gue. nama gue emang keenan. Itu nama panggilan gue di luar negeri. Kalau di Indonesia gua di panggil bisma. Udah deh sekarang lo duduk dulu, ada yang gue perlu ceritain sama elo.
“mendingan lo cerita sekarang aja gue malas duduk sama elo.”
“ya ampun, duduk aja kok lo malas sih. Ya udah kalau lo gak mau duduk nanti kaki lo sakit juga kok.”
“sudah jangan banyak basa basi deh, gue lagi malas ketemuan sama elo.
“wih santai dong cewek aneh. Sudah ya aku capek berdebat sama elo mendingan lo duduk dulu deh sekarang.”
“gue gak mau.”
“please mau ya … ya … ya ?”
“gak mau.”
“oke … oke gue gak akan maksa lo lagi. gue Cuma mau bilang makasih aja buat atas hadiahnya dari family lo maudy. jadi sekarang gue gak ada lagi masalah sama lo.
“tumben lo bilang makasih sama gue. datang angin apa lo . pakai acara sebutin nama gue maudy.”
“loh emang salah ya kalau gue panggil nama elo maudy gak ada salahkan. Ya udah gue mau cabut dulu. Makasih atas hadiah specialnya. Gue suka banget sama hadiahnya.
“Tara kok bisma kerumahnya maudy sih? Ada apa ya?”
“gue mana tau Sylvia.
“stop di sini tara, maudy maudy?”
“Sylvia , tara kok kalian bisa di sini sih?”
“tadi gue ada acara di blok E jadi gue mampir aja kerumah lo sekalia. Oh ya tadi gue Nampak bisma dia ngapain ya kerumah lo dengan muka senyam senyum gitu.
“Hah, senyam senyum. Gak ada apa” kok.
“seriuz lo, jangan jangan lo udah pacaran ya sama bisma ayo jujur?”
“ihk apaan sih please deh gak usah buat kabar yang aneh. Nanti mulut lo kayak mulut cika pula lagi asal gosip aja tapi belum ada buktinya.”
“Omg, jangan sampai mulut gue kayak cika. Amit amit cabang bayi amit amit. Oh yak selama 1 bulan ini susah banget sih hubungin lo? lo kemana sih maudy?”
“aduh maafin gue Sylvia dan tara. Pas acara ulang tahun kakak anatsya gue dapat telpn dari mama gue kalau omma gue masuk kerumah sakit. Ya udah paginya gue langsung deh ke Malaysia sampai lupa kasih kabar buat lo berdua. Maaf ya?”
“oke … oke gue maafin kok. Karna alasan lo gue terima.”
“oh y ague bawa oleh” buat lo tara dan lo juga Sylvia.”
“seriuz lo maudy bawa oleh untuk gue?”
“iya tara, sini masuk dulu ke dalam. Nih hadiahnya tas buat kalian.”
“wih, tumben lo beliin tas buat gue. biasanya kalau lo ke Malaysia pasti bawa baju kemeja sama celana jeans. Sekarang lo bawaain gue tas kuliah. Wah keren banget nih maudy. thanks ya maudy.”
“iya masama tara, nih ada buat lo lagi tas.”
“wih keren banget, thanks ya maudy gue suka banget. Lo tau aja gue lagi butuh tas dan gantungan kunci mobil. Ya guekan tau kalau anak kuliah itu pasti jarang banget beli tas .”
“hahaha, lo tau aja ya maudy. lo dapat apa Sylvia?”
“gue dapat tas dan dompet nih tara. Wah jarang” nih gua dapat tas sama dompetnya. Dompetnya pun bagus. Makasih ya maudy oleh oleh mewahnya. Lo dapat apa dari omma lo?”
“gue dapat ini baju dress yang terbagus. Ini susah banget lo cari di Indonesia apa lagi mahal pula lagi.
“wih keren kok maudy bajunya. Pasti lo langsung tunjukin tuh baju baru lo sama anak kampus?”
“gak kok Sylvia, baju ini gue pakai saat kalau gue sudah ketemu pasangan yang terbaik buat gue. gue ingin dia yang pertama kali melihat aku pakai baju ini.”
“wah lo so sweet ya maudy, moga moga sahabat gue dapat cowok yang baik kayak bisma. Amin amin. Atau perlu bisma jadi pasangan lo sebenarnya amin amin.
“please deh, gak usah bahas itu cowok lagi. gue malah lihat dia bikin ngeselin aja tuh mukanya.”
“awas, entar jatuh cinta pula lagi lo maudy. ucapanmu adalah doamu loh maudy.”
“jangan sampai, amit amit.”
“ya udah kalau lo gak caya sama omongan sylvia. Liat aja 3 bulan atau 5 bulan ini pasti lo akan jadi miliknya bisma. Hahaha gi mana ya kalau lo pacaran sama bisma. Wih pasti keren habis. Kalian kan kyk cartoon Tom End Jerry. Sikit” kelahi. Hahaha jadi kalau pacaran kyk gitu la kalian sikit” kelahi terus temanan lagi. wih jadi penasaran nih lihat kisah nyatanya .
“please deh Sylvia gak usah menghayal tinggi. Maudy dan bisma tidak akan saling suka. Lo ingat dia itu cowok yang gue keselin dari dulu.
“masa sih, lo berani taruhan maudy ?
“Hah, taruhan?”
“iya, mau gak maudy? bilang aja lo takut.”
“Hmm, gue gak takut tuh. “
“oke deal ya, kalau lo kalah harus traktir gue sama tara. Kalau lo menang gue traktir lo.”
“oke siapa takut, gue tidak percaya kalau gue gak bisa pacaran sama bisma.”
“oke, saksinya tara.”
“oke oke, ya sudah tidur dulu yuk besok kuliah.
Akhirnya maudy dan sahabatnya bercerita ceritalah di rumah maudy sambil nginap.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar